|
| |
|
|
Bekasi
Ribuan Massa Tolak LPJ Bupati Bekasi
29 September 2003
TEMPO Interaktif, Bekasi: Ribuan massa dari berbagai organisasi masyarakat Bekasi mendatangi kantor DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bekasi sekitar pukul 11.00 WIB Senin (29/9). Mereka menuntut penolakan laporan pertanggungjawaban Bupati Bekasi Wikanda Darmawijaya.
Dalam tuntutannya mereka menilai pola pembangunan yang diterapkan oleh Wikanda selama ini lebih menitikberatkan pada pembangunan fisik dengan menyingkirkan kepentingan masyarakat Bekasi. Pola yang diterapkan itu dianggap masih menyisakan kesengsaraaan bagi masyarakat. “Banyak persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh Wikanda,” kata Wawan, Sekjen Ikatan Keluarga Bekasi Asli.
Wawan juga mengatakan bahwa masyarakat Bekasi saat ini prihatin karena sebagian besar masyarakat kesulitan untuk mencari kerja. Dia juga mengeluhkan biaya untuk pendidikan anak sekolah juga mahal.
Organisasi masyarakat yang unjuk rasa ini antara lain dari Ikatan Putra Asli Bekasi, Putra Patriot Bekasi, Ikatan Keluarga Bekasi Asli, Solidaritas Persatuan Masyarakat Bekasi, dan berbagai kelompok masyarakat. Dalam orasinya mereka juga menuntut anggota Dewan yang kini duduk mewakili masyarakat agar meningkatkan kinerjanya.
Sebelumnya, aksi itu sempat menimbulkan ketegangan antara massa dengan petugas polisi di depan pintu gerbang DPRD saat massa berupaya mendobrak pintu gerbang untuk memasuki area DPRD yang mengakibatkan satu pintu gerbang terpental ke samping.
Setelah massa berhasil menjebol pintu kemudian mereka merangsek ke depan gedung DPRD yang sudah dijaga polisi berjumlah satu SSK (satuan setingkat kompi) yang berdiri tepat di depan pintu masuk ke ruang gedung Dewan.
Para pengunjuk rasa selain berorasi juga mengusung spanduk yang antara lain bertuliskan “Tolak LPJ”. Mereka juga menuntut anggota Dewan datang menemui mereka untuk mendengarkan tuntutan mereka.
Aksi ini selain dijaga polisi satu SSK, juga dikawal delapan unit mobil patroli, satu regu petugas yang menggunakan sepeda motor dan satuan unit petugas dari reserse dan intel Polres Metro Bekasi.
Siswanto - Tempo News Room
|
|
|
| dibuat oleh danendro : Radja |
Berita Terkait
|
| |
Berita jakarta Lainnya
| |
|
| |
Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
|
| |
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
|
| |
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
|
| |
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
|
| |
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
|
| |
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
|
| |
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
|
| |
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
|
| |
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
|
| |
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)
|
| |
|
| |
Index Berita
|
|
|
|