|
Jakarta Timur
Gara-Gara Rp 100 Pembantu Dianiaya Hingga Koma
26 September 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hendryus Paulus, 25 tahun, tega memukuli pembantu rumah tangganya, Imelda, 14 tahun hingga koma dan dirawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Penganiayaan terjadi pada Jumat (26/9) siang di gang maskot RT 06/08 Nomor 37 Cililitan Jakarta Timur.
Menurut dokter, Imelda menderita luka memar di punggung dan kepala bagian kepala. Sayangnya, pihak rumah sakit tidak mengizinkan wartawan melihat kondisi korban.
Tersangka yang ditemui wartawan di kantor Kepolisian Sektor Kramat Jati, membenarkan tindak kekerasan terhadap pembantu muda itu. Tersangka kesal terhadap Imelda. Ketika pembantu asal Poso itu disuruh menunggui warung telekomunikasi siang tadi, ada seorang pelanggan yang kurang membayar tagihan telepon Rp 100. Lalu, Hendryus menyuruh Imelda mengejar pelanggan tersebut, tapi gagal. "Saya kesal, akhirnya dia saya pukul," kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai "polisi cepek" di kawasan tersebut.
Hendryus memukuli korban dengan menggunakan alat jemuran pakaian (hanger). Korban kemudian lari keluar rumah dan akhirnya pingsan di depan pintu rumah. Imelda pun ditolong para tetangga.
Anehnya, ibu Hendryus dan dua adik tersangka --yang saat kejadian itu berada di rumah-- tidak berbuat apa-apa meskipun Imelda berteriak-teriak ketika dipukuli. "Saya malu jika kejadian ini diekspos," ujar anak pertama keluarga Kolonel TNI Ade J. Barus itu sambil menangis.
Lebih jauh, Hendryus mengaku sudah pernah beberapa kali memukuli korban. Yang terakhir kali terjadi beberapa bulan lalu.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kramat Jati Inspektur Polisi Satu Supardjiono membenarkan kejadian tersebut. Kendati demikian pihaknya dibuat bingung oleh keterangan tersangka yang berubah-ubah. Dalam kasus ini polisi menyita hanger yang digunakan tersangka untuk memukuli korban.
Warga yang ada di sekitar tempat kejadian membenarkan adanya penganiayaan tersebut. Istri ketua RT setempat, Ny Naibaho, 51 tahun, tadi siang mendengar teriakan seorang wanita dari rumah sebelah. Pihaknya menyaksikan pembantu muda yang menurutnya telah bekerja delapan bulan di keluarga itu tengah dipukuli tersangka.
Danto - Tempo News Room
|