|
Metro
Polisi MIliter TNI AL Mulai Periksa Gunawan
25 September 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), Brigjen Marinir Soenarko menyatakan, pihaknya mulai hari ini memeriksa Gunawan Santoso, tersangka pembunuh bos PT Asaba. Pemeriksaan dilakukan setelah Polisi Militer mendapat izin dari Kepala Polisi Daerah Metro Jaya. "Izin Kapolda sudah diberikan hari ini," kata dia di sela-sela seminar "Terorisme Maritime" di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), di Jakarta, Kamis (25/9) pagi. Menurut dia, Gunawan diperiksa oleh Pomal dengan status sebagai saksi. "Tolong dicatat, Gunawan saya periksa sebagai saksi kunci, bukan tersangka," tambahnya.
Soenarko tidak bisa memastikan hingga kapan Gunawan akan diperiksa. Kepala Staf Angkatan Laut menginginkan masalah ini cepat diselesaikan. "Kami tidak mau lama-lama, pemeriksaan cukup tiga hari saja," katanya. Ia menambahkan, fokus pemeriksaan Gunawan adalah mengkonfirmasi atau melakukan cek silang antara pengakuan tersangka empat marinir dengan Gunawan.
Seperti diketahui, bos Asaba Boedyharto Angsono dan pengawalnya, Serka Edy Siyep ditembak di halaman parkir Gelanggang Olahraga Pluit, Jakarta Utara, 19 Juli lalu. Belakangan, empat orang dari kesatuan marinir TNI AL yaitu Kopral Dua Marinir Suud Rusli, Kopral Dua Marinir Fidel Husni, Letnan Dua Marinir Syam Ahmad Sunusi, dan Pratu Santoso Subiyanto, mengaku sebagai pelaku penembakan. Mereka juga menyatakan tindakan itu dilakukan atas perintah bekas menantu Boedyharto, yaitu Gunawan.
Menurut Soenarko, pihaknya belum berencana untuk mempertemukan Gunawan dengan keempat marinir tersebut. "Kalau dia sudah ngaku, ngapain kami konfrontir lagi," katanya. Ia menambahkan, Polisi Militer akan mendengarkan kesaksian Gunawan atas kasus percobaan pembunuhan atas Direktur Keuangan Asaba Paulus Tedjakusuma dan pembunuhan Boedyharto Angsono beserta pengawalnya.
Yura Syahrul - Tempo News Room
|