Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

23 Ribu Butir Ekstase Dimusnahkan
17 September 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan 23 ribu butir ekstase yang diperoleh dari dua tersangka warga negara asing. Sekitar 4.345 butir disita dari Sibelle Yalvac, warga negara Belanda, dan 19.551 butir disita dari Than Chan Wen, warga negara Malaysia.

Pemusnahan ini dilakukan di halaman Polda Metro Jaya, Rabu (17/9) siang, dihadiri oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Carlo Tewu dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tangerang serta LSM antinarkoba, yaitu Granat dan Geram.

“Pemusnahan ini untuk menepis anggapan bahwa barang bukti ecstasy yang disita polisi tidak diketahui juntrungannya,” tegas Carlo. Sebelum dilakukan pemusnahan sempat dilakukan pengetesan terahdap pil-pil ekstase yang terdiri dari tiga warna yaitu merah muda, hijau, dan biru.

Saat diperiksa, dari hasil sampel ketiganya berubah menjadi warna biru. Menurut keterangan salah seorang aparat hal itu membuktikan bahwa ketiganya merupakan pil jenis amphetamin. “Ketiganya termasuk golongan satu di mana untuk pidananya lebih berat,” ujarnya.

Sibelle Yalvac dan Than Chan Wen ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam waktu yang berbeda. Than Chan Wen ditangkap pada tanggal 21 Juni 2003, sedangkan Sibelle ditangkap pada 10 Juli 2003. “Kasus warga negara Malaysia telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang sementara kasus Sibelle masih dalam penyidikan aparat,” kata Carlo.

Sita Planasari - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ibu Enam Anak Dibekuk Jual Putauw
Polisi Tangkap Bandar Heroin
10 Kapsul Heroin Dikeluarkan dari Perut Pria Afrika
Warga Afrika Selatan Bawa Heroin, Ditangkap
Dana Operasional Badan Narkotika Provinsi DKI Rp 14 Miliar

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data