|
Depok
Lurah Tanjung Barat Simpan Ratusan Amunisi di Rumahnya
15 September 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Lurah Tanjung Barat, Sofian Mortado, 45 tahun, ditangkap Polres Depok Sabtu (13/9) malam karena ketahuan menyimpan ratusan amunisi. Ia ditangkap saat tengah bersantai bersama keluarga di rumahnya di daerah Pancoran Mas, Depok.
Kapolres Depok AKBP Raja Erizman mengungkapkan hal itu di sela simulasi ledakan bom di Jakarta, Senin (15/9). Menurut dia, dari informasi warga, polisi mengetahui bahwa di gudang rumah lurah itu tersimpan ratusan amunisi. “Segera kami gerebek rumahnya dan benar,” kata dia. Ketika ditangkap, Sofian tak melakukan perlawanan sama sekali. Ia menurut saja ketika dibawa ke Polres Depok.
Dari gudang itu, polisi menemukan peluru SS 1 dan peluru AK 47 yang berjumlah lebih dari 400 butir. Di dalam gudang itu, juga ditemukan senjata tua zaman kolonial yang bisa dipakai jika ada pelurunya dan sebuah granat nanas yang belum ditemukan detonatornya. “Tapi masih aktif,” kata Erizman menambahkan.
Menurut Sofian seperti ditirukan Erizman, ratusan amunisi itu tidak untuk dipergunakan tapi hanya sebagai koleksi sang lurah saja. Sofian mengaku mendapatkan amunisi itu dari salah seorang oknum TNI. Kata Erizman, belum banyak keterangan yang diperoleh dari mulut sang lurah ini.
Istiqomatul Hayati - Tempo News Room
|