|
Metro
Bentrok di Rutan Salemba, 16 Tahanan Luka
13 September 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bentrokan di rumah tahanan kembali terjadi. Kali penghuni Rumah Tahanan Salemba, Jakarta yang melakukannya. Menurut Brigadir Dua Pol. Binsar Siregar, petugas piket di Polres Jakarta Pusat, bentrokan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. “Tetapi penyebabnya sampai sekarang masih diselidiki,” katanya kepada Tempo News Room , Sabtu (13/9) malam.
Rekan Binsar yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan, dalam bentrokan yang terjadi antara penghuni blok K dan blok L itu, 16 tahanan terluka. "Satu orang bernama Ade Lariza, kami tangkap dan dibawa ke Polsek Cempaka Putih, karena diduga menjadi provokarnya" ujar anggota reserse Polres Jakarta Pusat ini. Menurut dia, Ade dibawa ke luar karena ketahuan membawa senjata tajam.
Anggota polisi itu menjelaskan, penghuni blok K selama ini dikenal sebagai biang kerok keributan. "Mereka suka memeras sesama tahanan di blok lain," ujarnya. Menurut dia, barang-barang yang diberikan keluarga tahanan di blok lain, ketika membezuk, kerap diminta penghuni blok K, yang mayoritas tahanan titipan dari Polres Jakarta Utara.
Sumber ini menceritakan, sebelum kejadia, beberapa penghuni blok L tak mau menerima diperas penghuni blok K. "Akhirnya terjadilah perkelahian," ujarnya.
Keterangan berbeda diberikan Binsar. Dia mengaku mendapat informasi itu dari sipir rumah tahanan, bahwa keributan terjadi di salah satu sel, di blok tempat Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab ditahan. Binsar tak bisa memastikan apakah keributan ini terkait dengan Rizieq. "Namun, keributan segera bisa diatasi," ujarnya. Amal Ihsan-TNR (/B)
|