Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Rumah Pengusaha Pemasok Daging Dirampok
10 September 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Terjadi perampokan di rumah warga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (10/9), sekitar pukul 04.45 WIB. Korbannya adalah keluarga Suzanto Muchtar Setiawan, 56 tahun, seorang pengusaha pemasok daging, yang tinggal di Jalan Nias Raya Blok LB 20 No 3 Rt 8 Rw 10 Kelapa Gading Timur.

Menurut keterangan korban, waktu itu pelaku datang dengan mobil Kijang dan diperkirakan seluruhnya lima orang. Seorang di antaranya menunggu di mobil dan empat lainnya menyatroni rumah itu. Kemudian mereka masuk dengan menjebol gembok. Setelah masuk, mereka membongkar terali jendela.

Tiga pelaku yang masuk rumah membawa celurit dan golok. Saat berpapasan dengan ibu korban, mereka mengancamnya dengan benda tajam. Pelaku lain menuju ruang kamar tidur utama di lantai 2. Mereka bertemu istri Suzanto. Pelaku mengikat istri korban dengan tali daster. Istri korban sempat akan berteriak minta tolong, namun keburu diancam. "Kalau teriak bacok aja kepalanya," kata seorang pelaku. Suzanto sendiri diikat dengan kabel telepon yang diputus oleh perampok. Anaknya juga mengalami hal yang sama.

Dari rumah korban, pelaku merampas satu lempeng emas dari kamar korban seberat 100 gram, 12 gelang emas, satu gelang emas seberat 100 gram, satu set gelang dan cincin giok serta dua cincin permata. Selain itu, pelaku juga menyikat empat HP Nokia, uang senilai Rp 100 juta dan US$ 1500. Kerugian diperkirakan mencapai 300 juta. Wakil Kepala Polsek Kelapa Gading, AKP FX Sinaga, mencurigai pelakunya adalah orang yang mengenal kondisi rumah korban. Sebab, beberapa waktu lalu korban merenovasi rumahnya.

Setelah itu para perampok kabur. Suzanto akhirnya berhasil melepaskan ikatan kabel telepon dari tangannya kemudian membunyikan alarm. Tidak beberapa lama kemudian, Hansip Mardi datang ke rumah korban dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kelapa Gading.

Fatih Gama - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data