Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Penculik Anak Kecil Dibekuk Warga Cipinang
04 September 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sri Hartati, 36 tahun, berhasil dibekuk warga Cipinang Kebembem, Pulogadung Jakarta Timur, Kamis (4/9). Wanita asal Kediri itu sempat dihakimi warga karena tertangkap tangan saat menculik anak kecil. Kini, dia ditahan di Polsek Metro Pulogadung.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Pulogadung Iptu M. Triza, penculikan itu berlangsung Kamis siang. Saat itu, Sri hendak menculik Aurelia, 3 tahun, anak pasangan Syarif dan Desy, warga Cipinang Kebembem Nomor 33. Usaha itu kandas karena kepergok tetangga korban, Toyo.

Saat tertangkap tangan, kata Triza, pelaku langsung dihakimi oleh warga yang kesal. Kekesalan itu karena penculikan itu bukan yang pertama kali dilakukan Sri. Warga sudah hafal dengan muka tersangka. Saat dipergoki warga, Sri tampak seperti orang gila. “Warga kesal karena berkeyakinan pelaku pura-pura gila,” tutur Triza. Akhirnya, Sri dibawa dan dilaporkan ke Polsek Metro Pulogadung.

Triza mengungkapkan, dua hari sebelumnya, Sri juga tertangkap tangan saat menculik Fitria, 4 tahun, anak pasangan Ayi dan Tia, warga Cipinang Kebembem nomor 3. Bahkan, dua minggu sebelumnya, Sri juga pernah melakukan usaha penculikan terhadap Atia, 5 tahun, anak kecil di daerah itu juga. Dalam melakukan aksinya, pelaku langsung datang ke rumah korban. Anak kecil yang dijadikan target penculikan langsung dibawa kabur begitu saja dengan menarik tangannya.

Triza sendiri belum bisa memastikan apa motif tersangka. Menurutnya, setiap ditanya, Sri menjawab pertanyaan dengan ngawur. Namun, ia belum yakin Sri benar-benar orang gila. “Besok kita akan periksa ke psikolog. Kalau ia gila, ya kita bebaskan dari proses hukum. Tapi, kalau pura-pura gila, akan kita tindak,” katanya. Polisi tidak menemukan identitas apapun dari pelaku. Polisi justru menemukan KTP atas nama Ika.

Yandhrie Arvian — Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data