Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Ribuan Massa PDIP Memrotes Pemecatan Kader di Sumsel
01 September 2003

TEMPO Interaktif, Palembang:Sediktinya 3.000 massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memrotes pemecatan delapan pengurus Dewan Pimpinan Daerah dan Cabang PDIP Sumatra Selatan. Mereka berunjuk rasa di halaman Gedung Olah Raga Sriwijaya, halaman DPRD Sumsel, dan halaman hotel Bumi Asih Palembang, Senin (1/9).

Dalam acara protes itu, Adjis Saip menjelaskan ihwal pemecatan dirinya sebagai Ketua Umum DPD PDIP Sumsel. “Saya heran mengapa keputusan yang penting itu tidak di dilakukan sesuai dengan mekanisme partai, sebab yang saya tahu pemecatan saya dan beberapa pengurus tidak melalui rapat, “ujar Adjis dihadapan massanya.Kalau caranya demikian, dia pesimis PDIP bisa mengatarkan kembali Megawati Sukarnoputri sebagai presiden RI untuk kedua kalinya.

Sementara itu, Gofir Nasruddin, kader PDIP mengatakan mestinya DPP memberikan surat peringatan dulu sebelum memecat kader-kadernya. “Ini kan tidak sesuai dengan AD/ART Partai,”katanya sambil menyatakan bahwa surat keputusan pemecatan tersebut dianulir.

Rencananya pertemuan yang bertajuk rapat konsolidasi DPC se Sumsel dengan DPP menghadirkan Ketua DPP PDIP Roy BB Janis dan Noviantika sebagai Korwil wilayah Sumsel. Tetapi sampai pukul 14.40 Roy yang ditunggu-tunggu tidak bisa hadir. “Roy takut menjelaskan persoalan ini dan takut datang karena kalau Roy datang tanpa surat tugas dari DPP maka dia pulang dari Palembang akan dipecat,”ujar Adjis.

Dihadapan ribuan pengikutnya, Adjis berpesan agar massa tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak nama dan citra partai. Adjis minta agar massa kembali ke daerah masing-masing dengan tertib.

Dia juga berharap penggantinya, MIA Mangkudepati segera bekerja. Namun dia meminta agar segera mengelar rapat kordinasi daerah untuk menetapkan pimpinan yang definitif. “Sebab UU Politik yang baru menyatakan mereka yang dipilih adalah pengurus yang definitif, harus segera lakukan Rakordasus untuk memilih Ketua,”katanya.

arif ardiansyah - Tempo News Room


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data