Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Belum jelas, Penumpang Pesawat yang Tertangkap Karena Sembunyikan Ekstasi
24 Agustus 2003

TEMPO Interaktif, Tangerang:Sampai hari ini, polisi belum memberikan keterangan resmi berkenaan dengan penangkapan seorang wanita bernama Yuliana di bandara Soekarno-Hatta, Jumat,(22/8) lalu.


Telepon seluler Kapolsek Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Polisi Sri Suari Wahyudi pun, ketika kembali dihubungi Minggu (24/8),tidak aktif.

Sebelumnya, Suari memang meminta wartawan untuk tidak menulis terlebih dahulu, berkenaan dengan penangkapan Yuliana di terminal I-C itu. “Jangan ditulis dulu, nanti orang yang dibelakang pelaku kabur,” Ujarnya, Sabtu kemarin.

Yuliana, warga Jalan Budiman, RT 12/24 Kelurahan Budiman, Jambi, ditangkap karena kedapatan menyembunyikan 1.950 butir pil ekstasi di balik kemben yang ditutup celana dalamnya. Wanita 46 tahun itu dibekuk petugas keamanan bandara, beberapa saat sebelum terbang menuju Palembang, di
terminal I-C Bandara Soekarno-Hatta, pukul sekitar pukul 17.30 Jumat sore.

Informasi dari Mapolres Tangerang menyebutkan, terungkapnya upaya penyelundupan ribuan butir ekstasi tersebut, dimungkinkan berkat kejelian Novi, salah seorang
petugas keamanan bandara. Ia curiga dengan gerak-gerik Yuliana, seorang calon penumpang
pesawat Bali Air rute Jakarta-Palembang, dengan nomor
penerbangan 189.

Kecurigaan petugas semakin bertambah, ketika hasil
pemeriksaan sinar X menunjukkan, bahwa pada bagian
bawah perut wanita itu, terdapat banyak sekali
butiran-butiran berwarna gelap. Setelah digeledah, ternyata butiran-butiran mencurigakan itu tak lain dari
pil ekstasi, yang terbungkus rapi dalam beberapa sachet
plastik, diselipkan di balik kain kemben yang
meliliti bagian bawah perut Yuliana.


ayu cipta/TNR


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data