|
Metro
Warga Utan Panjang Kemayoran Tawuran
23 Agustus 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dua kelompok warga, yakni warga RW 02 dan 03 Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, terlibat betrokan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Utan Panjang III RT 02/05, tepatnya di depan panggung 17 Agustus yang sedang digelar malam itu, pukul 00.30 WIB, Sabtu (23/8).
Menurut Mulyadi, 40 tahun, seorang saksi mata, aksi tawuran itu melibatkan hampir 200 warga yang memadati panggung. Mulyadi mengisahkan, aksi itu dipicu akibat salah paham. “Saat joget, ada yang tersenggol. Tiba-tiba terjadilah tawuran itu,” ucapnya. Saat itu terjadi saling lempar batu. Tawuran itu dapat segera diredam oleh petugas keamanan setempat.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Kemayoran Iptu Supardiyanta, secara terpisah menjelaskan, tawuran dipicu oleh salah seorang pengunjung yang mabuk. Pemuda mabuk yang belum diketahui namanya itu tertangkap tangan membawa senjata tajam. “Senjata tajamnya diamankan oleh petugas kemanan setempat,” kata Supardiyanta.
Ternyata, kata Supardiyanta, pemuda itu tidak terima perlakuan itu. Ia lalu berlari sambil menyenggol beberapa pengunjung dan segera memanggil teman-temannya yang berada di ujung kali dekat panggung. Dia bersama teman-temannya melempari para pengunjung yang memadati panggung dengan batu. “Akhirnya terjadilah tawuran dengan saling melempar batu,” katanya.
Hingga kini belum ada kabar warga yang menderita luka serius. Polisi juga belum menangkap warga yang terlibat tawuran. Namun, ucap dia, Polsek Metro Kemayoran masih terus berjaga-jaga dan mencari pemuda yang dianggap sebagai pemicu tawuran.
Yandhrie Arvian—Tempo News Room
|