Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Eksekutor Bos Asaba Siap Disidangkan
22 Agustus 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Empat anggota marinir yang terlibat penembakan Direktur Utama PT Asaba Boedyharto Angsono dan pengawalnya Edy Siyep akan segera disidangkan. Komandan Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) Brigjen Marinir Soenarko, Jumat sore (22/8), mengatakan keempat tersangka itu diharapkan bisa disidangkan di Mahkamah Militer, September mendatang.

“Saat ini tinggal menunggu hasil forensik dari Mabes Polri,” kata Soenarko ketika dihubungi lewat telepon. Hasil forensik ini untuk melengkapi persyaratan melimpahkan kasus penembakkan ke Mahkamah Militer. Saat ini pihak Pomal sudah mengantongi barang bukti dan saksi.

Soenarko menjelaskan, proses yustisia membutuhkan waktu lama, “Tidak sekilas cahaya matahari.” Sebelum diajukan ke Mahkamah Militer, kata dia, semua persyaratan harus dilengkapi agar berkas kasus penembakkan bos Asaba tidak dikembalikan lagi.

Menurut Soenarko, Mahkamah Militer sudah disiapkan untuk segera menyidangkan keempat tersangka. Mereka adalah Kopral Dua Marinir SR, Kopral Dua Marinir FH, Letnan Dua Marinir SAS, dan Pratu SS. Sebelumnya, SR mengaku sebagai eksekutor Boedyharto dan Edy Siyep.

Sementara itu, Gunawan Santosa yang diduga sebagai otak penembakan belum tertangkap. Ia merupakan orang yang paling dicari oleh TNI Angkatan Laut. Ketika ditanya langkah TNI Angkatan Laut mencari Gunawan, Soenarko mengatakan tidak perlu dipublikasikan. “Diam bukan berarti tidur. Nanti jika sudah tertangkap akan segera diberitahukan ke publik. Tunggu saja,” tutur dia. (Agriceli-Tempo News Room)


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data