Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Metromini S69 Protes Penambahan Bus Trayek Baru
20 Agustus 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengelola dan para pengemudi bus Metromini S 69 dengan trayek Blok M-Ciledug mogok beroperasi, Rabu (20/8) pagi. Mereka memarkir kendaraannya disepanjang jalan kearah Ciledug, Jakarta Selatan.Sekitar 35 Metromini yang berbaris, memenuhi badan jalan, mengakibatkan kemacetan.

Dari selebaran yang dibagi-bagikan kepada publik yang kebetulan berada di sekitar area protes, disebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk memprotes oknum Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJ) yang memanipulasi izin Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Izin yang benar adalah untuk bus sedang, tapi diubah menjadi untuk bus besar.

Kebijakan itu sangat memukul pemilik dan pengemudi Metromini S 69, yang selama ini sudah tersendat-sendat pengoperasiannya. Menurut mereka, dengan adanya trayek baru bus Kowanbisata jurusan Ciledug-Pulo Gadung, mereka akan mengalami kerugian yang besar dan kemungkinan bisa gulung tikar.

Setengah mengamcam dalam selebarannya mereka juga menyebutkan, bahwa kebjakan DLLAJ itu dapat memperburuk pelayanan mereka yang selama ini sudah dianggap buruk. Pengemudi akan ugal-ugalan untuk mengejar setoran dan akibatnya keselamatan penumpang dinomor duakan.

Sopir-sopir bus beserta kernet terlihat duduk disepanjang jalan ataupun berada didalam busnya membersihkan sampah-sampah yang tececer disana. Mereka menolak berkomentar karena menurutnya saat ini tengah terjadi koordinasi antar mereka. “Kalau dikumpulkan semua jumlah Metromini S 69 ada sekitar 100 buah lebih,” kata salah seorang supir yang mengenakan kaus putih dan celana panjang berwarna krem serta handuk putih melingkar dilehernya.

Hingga kini aksi ini masih berlangsung dengan cara menyetop setip bus 69 yang melewati jalan Kebayoran Baru ini. Para supir yang tergabung dalam aksi ini mengaku belum diberitahu sebelumnya. “Ya distop disini (oleh pihak pengelola) jadi kami berhenti, “ kata salah seorang sopir yang tidak mau disebutkan namanya. Ada kemungkinan protes ini akan berlangsung sepanjang hari ini.

anastasya andriarti/dhian n.utami-Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data