|
Jakarta
KA Kamandanu Terguling di Cikarang
01 Agustus 2003
TEMPO Interaktif, Cikarang:Kereta Api Eksekutif Kamandanu jurusan Jakarta-Semarang mengalami kecelakaan di persawahan kampung Pesanggrahan, desa Tanjung Baru, Cikarang Timur, Bekasi. Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 09.40 WIB, Jumat (1/8) . Dalam kejadian tergulingnya kereta api tersebut, belum dilaporkan adanya korban jiwa. Namun 18 dari 128 penumpangnya mengalami luka-luka. Mereka dilarikan ke rumah sakit Anissa, Cikarang Timur. Empat korban telah dipindahkan ke rumah sakit ke Mitra Keluarga Bekasi dan RS Medistra Jakarta.
Menurut Kepala bagian Humas PT Kereta Api Daop I Zainal Abidin, sebab-sebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, diduga kereta terguling akibat terjadinya kesalahan teknis pecahnya salah satu roda di gerbong restorasi.
Dari tujuh rangkaian, dua gerbong masing-masing gerbong restorasi dan gerbong Nomor 2 terguling masuk ke persawahan. Sementara gerbong Nomor 3 anjlok dari rel dengan kondisi miring.
Jumat siang, sekitar pukul 13.00, sejumlah petugas kereta api, dikerahkan untuk mengangkat dua gerbong yang tergulir. Dua gerbong masing-masing, lokomotif dan gerbong disel telah berhasil ditarik.
Menurut Zainal, akibat peristiwa itu, delapan rangkaian kereta api yang menuju Bandung maupun Jawa Tengah, Jawa Timur tertahan. “Kami sedang mengupayakan dari dua jalur yang terhalang, salah satu jalur sedang dibebaskan agar bisa dilewati kereta api,” kata dia. Zainal juga menjelaskan, Kereta Kamandanu dengan Nomor Loko CC20337 berangkat daari Jakarta sekitar pukul 08.51.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Bachtiar Hasanudin Tambunan menyatakan, dari hasil penyelidikan dipastikan kecelakaan itu tidak ada unsur sabotase. Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. (Ramidi - TNR)
|