Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Sutiyoso Kecam Pejabat Yang Kritik TPA Bojong
28 Juli 2003


TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyesalkan penolakan Kementerian Lingkungan Hidup soal rencana Pemda menetapkan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Bojong. “Di Indonesia itu banyak provokator, yang saya sesalkan provokator itu pejabat sendiri,” kata Sutiyoso seusai mengantar rombongan Miss Universe 2003 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/7).

Menurut Gubernur, sistem pengolahan sampah yang akan dilakukan di Bojong adalah meniru sistem yang sudah dilakukan negara maju seperti Jerman dan Kanada. Sutiyoso mengatakan, di kedua negara yang pengelolaan lingkungan hidupnya sangat disiplin tidak mempersalahkan tentang sistem pengolahan sampah ini. “Setelah ditransfer ke sini kok malah ada masalah. Ini kan menggunakan teknologi tinggi dengan dampak lingkungan sangat kecil,” jelasnya.

Sutiyoso memohon kepada pejabat terkait untuk tidak berpendapat seenaknya mengenai TPA Bojong. Menurut dia, sebagai bagian warga ibukota, seharusnya orang-orang yang berbicara itu ikut memikirkan masalah sampah. “Sampah inikan masalah kita bersama. Kalau itu dihentikan, mau dibuang ke kantor dia apa?” ujarnya dengan nada gusar.

Di Jerman dan Kanada, kata Sutiyoso, pengelolahan sampah dengan sistem ini bahkan dilakukan di tengah kota. Menurut dia, di kedua negara itu tidak ada pihak yang meributkan masalah sampah. “Kita menggunakan hal atau teknologi yang sama, mengapa diributkan?” kata dai seraya menegaskan bahwa pengelolahan sampah dengan sistem baru ini akan tetap dilaksanakan, karena sistem yang lama atau sanitari refiil sudah tidak cocok lagi. (Dewi Retno/Yandri Arvian - TNR)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data