|
Jakarta
Kapolres: “Pembunuhan Boedyharto Direncanakan”
23 Juli 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polres Jakarta Utara Komisaris Besar Djoko Susilo menjelaskan pembunuhan yang dilakukan terhadap Direktur Utama PT Asaba Boedyharto Angsono telah direncanakan. “Berdasarkan fakta di lapangan, kejadian tersebut sangat rapi disertai dengan kekerasan,” ujarnya, Rabu (23/7) sore.
Djoko tidak membantah ada kasus yang melibatkan orang suruhan atau bayaran. Dia merujuk kasus penganiayaan terhadap pasangan suami isteri di daerah Sunter, Jakarta Utara. “Tapi pelaku bukan intuk membunuh, tapi untuk menganiaya korban,” katanya.
Menurutnya, polisi belum menetapkan Gunawan Santosa sebagai tersangka. “Kami kan bekerja berdasarkan bukti dan fakta yang ada di lapangan,” katanya. Kendati demikian berdasarkan penuturannya, Gunawan hingga saat ini masih dijadikan buronan terkait kaburnya dari LP kelas II Kuningan, Jawa Barat. “Bukan karena kasus ini,” tambahnya.
Mengenai saksi dalam peristiwa pembunuhan Boedyharto, sudah 10 saksi yang telah diperiksa kepolisian. Sayangnya, Djoko Susilo enggan merinci pihak-pihak mana saja yang diperiksa tersebut. “Yang pasti ada kaitannya dengan kasus ini,” katanya.
Menyinggung target waktu dalam upaya mengungkap kasus pembunuhan sadis ini, Djoko menyatakan bahwa pihaknya meminta waktu agar polisi bisa bekerja optimal. “Beri kami waktu seminggu ini untuk bekerja,” ujarnya. Dia berharap, sepekan kedepan ada titik terang mengenai pembunuh sebenarnya.
(Danto—Tempo News Room)
|