Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Penjahat Akali TKI Jawa Timur dengan Jamu Memabukkan
21 Juli 2003


TEMPO Interaktif, Jakarta: Penipuan terhadap tenaga kerja Indonesia yang baru pulang kembali terjadi. Salimin, 42 tahun, pria asal Nganjuk, Jawa Timur yang berkerja sebagai sopir pribadi di Arab Saudi menjadi korban penipuan dua orang pria yang baru dikenalnya di Bandara Soekarno Hatta. Salimin mengaku kehilangan tasnya yang berisi uang sebanyak US$ 1.500 dan Rp 5 juta.

Berdasarkan pengakuan korban, yang hingga Senin (21/7) ini masih dirawat di rumah sakit Fatmawati. Ia tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Jumat (18/7) siang dari Arab Saudi setelah sebelumnya pesawat transit di Singapura. Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, ia dihampiri dua orang pria tak dikenal yang menanyakan kemana hendak pulang. Akhirnya mereka berkenalan. Keduanya, kata korban mengaku berasal dari Tulung Agung dan Blitar. Dua orang pelaku ini mengajak korban untuk pulang berbarengan karena arahnya sama, Jawa Timur. Korbanpun percaya.

Awalnya, lanjut korban, dari bandara ia berencana meneruskan perjalanan pulangnya dengan menggunakan pesawat. Malang, ia kehabisan tiket. Setelah berkenalan dengan pelaku, iapun langsung memutuskan untuk pulang bersama mereka menggunakan kereta api. Ketiganya langsung menuju Stasiun Gambir dengan menggunakan bus Damri.

Sesampainya di Gambir, salah seorang dari pelaku menawarinya beristirahat karena kereta yang akan mereka tumpangi masih lama datang. “Daripada lama menunggu bagaimana kalau istirahat dulu,” kata korban menirukan ajakan pelaku. Iapun kembali menuruti ajakan pria tersebut. Sebelum menuju ke Hotel Maharaja di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, seorang pelaku menawarinya untuk menitipkan barang di tempat penitipan barang Stasiun Gambir. Korbanpun mengiyakan.

Tiba di hotel, mereka langsung memesan kamar No.716 di lantai tujuh. Di sini, korban ditawarkan segelas minuman. “Saya ditawari minuman yang katanya berisi jamu buat menghilangkan pegal-pegal,” katanya. Sesaat setelah meminum, Salimin merasa tubuhnya gemetaran, iapun langsung pingsan. Dirinya baru sadar diri Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB di rumah sakit Fatmawati.

Menurut keterangan polisi, Salimin ditemukan petugas Hotel Maharaja yang mendapatkan laporan dari salah seorang petugas kebersihan yang hendak membersihkan kamar korban, namun tidak mendapatkan jawaban. Iapun langsung membawa korban ke rumah sakit Fatmawati setelah melihat korban tidak sadarkan diri.

Salimin berkerja sebagai sopir pribadi keluarga Muhasasa di Arab Saudi dengan penghasilan 1.200 real perbulan. Ia memiliki dua orang anak berusia 17 tahun dan sembilan tahun dari istrinya yang bernama Siti Aminah. Ia memutuskan pulang ke Indonesia, karena belum pernah sekalipun pulang kampung setelah selama tiga setengah tahun bekerja di sana.

(Detrizki—Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data