Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Agustus Mulai Dibangun Pengelolaan Sampah di Duri Kosambi
18 Juli 2003


TEMPO Interaktif, Jakarta: Proyek pengolahan sampah di atas lahan sebesar empat hektare di Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dimulai bulan depan. “Pembangunan konstruksinya akan berlangsung selama satu tahun,” ujar Manajer Projek PT Interindo Global Ricky S. Natapradja, usai penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (18/7).

Dalam naskah perjanjian kerja sama, disepakati penggunaan sistem Build, Operate and Transfer (BOT) atau sistem bangun guna serah selama 12 tahun. Pemerintah DKI diwajibkan menyediakan lahan, yakni di Duri Kosambi, sedangkan pembangunan peralatan dilakukan oleh PT Interindo.

Selama masa itu, keuntungan sepenuhnya dimiliki perusahaan swasta tersebut. “Setelah 12 tahun baru diserahkan kepada DKI, termasuk jaringan-jaringan penjualan pupuk organik padat dan pupuk organik cair yang merupakan produk akhir dari pengolahaan sampah itu,” ujar Asisten Pembangunan DKI Jakarta Irzal Djamal.

Proyek uji coba di Duri Kosambi ini menggunakan teknologi auto genous thermophilic aerobic digestion yakni proses pencernaan alamiah sampah dengan menggunakan mikroba aerobik yang dikondisikan dalam suhu tertentu. Keuntungan yang didapat DKI dari proyek ini adalah berkuranganya kebutuhan landfill di Jakarta Barat sekitar 50 persen. Bahkan DKI, ujar Irzal, tidak mengeluarkan biaya karena pihak swasta tidak meminta tipping fee.

Menurut Ricky hasil pengolahan sampah organik dibuat pupuk cair dan padat yang akan diekspor. Sedangkan untuk sampah non organik seperti gelas, metal dan plastik akan dijual kepada industri. Perusahaan swasta yang mendapat pinjaman dana dari asing ini, akan menangani sampah Jakarta sebesar 200-500 ton perhari. Secara bertahap pada setahun berikutnya, menjadi 1.000 ton perhari.
Dijelaskan Irzal, setelah penandatanganan kerja sama ini, pinjaman sebesar US$ 25 juta akan cair, yang mana US$13 juta diantaranya digunakan untuk membiayai konstruksi. Dalam naskah perjanjian, DKI harus menyediakan 1.000 ton sampah perhari. Apabila kuota sampah itu tidak terpenuhi, pihak swasta akan mendenda DKI sebesar US$ 5. Begitu pula sebaliknya, bila pihak swasta tidak mampu mengolah sampah sesuai dengan kuota maka akan dikenakan denda yang sama.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Slamet Limbong mengatakan proyek ini sangat menguntungkan, yakni ramah lingkungan dan DKI tidak mengeluarkan tipping fee atau biaya transportasi sampah. Selain itu, katanya, kalau kontrak sudah selesai, seluruh peralatan akan menjadi milik DKI.

Ditambahkan Slamet, selain di Duri Kosambi, proyek serupa akan dilakukan di Jonggol dan Cakung. Di Duri Kosambi kapasitas sampah sebanyak 1.000 ton, Jonggol 1.500 ton dan Cakung sebanyak 1.000 ton. Sedangkan setiap hari sampah di Jakarta mencapai 6.000 ton. Menurut Slamet, sisanya akan diolah secara manual di sisa-sisa pembuangan sampah. “Masyarakat diharapkan mendaur ulang sendiri sampahnya,” ujarnya.

(Listi/Aryanti —Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data