Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pencuri Motor dengan Meracuni Korban Kembali Beraksi
17 Juli 2003


TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah di Palmerah, pencurian motor dengan modus operandi meracuni korban kembali terjadi di Jakarta Barat. Kali ini, aksi tersebut menimpa Sabri, 59 tahun, warga Pedongkelan, Kapuk Cengkareng. Korban ditemukan tak sadarkan diri di dekat Masjid At Takwa, Kampung Kresek, pada Rabu (16/7) malam. “Saat ditemukan, korban tengah tak sadarkan diri, dan di dekatnya terdapat kemasan minuman segar,” tutur Kanitreskrim Polsek Metro Cengkareng Supriyanto SH, Kamis (17/7).

Kejadian ini baru diketahui ketika Sabri, yang juga tukang ojek, tidak pulang ke rumahnya sejak Selasa (15/7) malam. Keesokan harinya, pihak keluarga mulai khawatir dan mencari korban. “Pada hari Rabu malam itu, korban baru ditemukan, namun motor yang biasa digunakannya untuk ngojek sudah tidak ada,” kata Supriyanto. Menurutnya, korban memang diduga korban tindak pencurian. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jenis racun yang dimasukkan ke dalam kemasan minuman segar itu.

Akibat peristiwa itu, selain kehilangan motor Honda Supra B 3543 ND, korban juga masih tak sadarkan diri sampai sekarang. “Sabri masih dalam keadaan koma, dan dirawat di RSU Tangerang,” kata Supriyanyo. Ia juga berjanji, pihaknya akan terus melakukan penelusuran terhadap kasus itu.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Rabu (16/7) dinihari, Polsek Palmerah berhasil membekuk Ahmid, warga Cicadas Bogor. Ia ditangkap oleh tim reserse Polsek Palmerah setelah berusaha mencuri motor Honda Legenda B 3121 II milik tukang ojek Abdul Jamil. Saat itu, pelaku berusaha meracuni korban dengan mencampurkan buah kecubung yang sudah ditumbuk pada minuman jamu milik korban. (Yandhrie Arvian—Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data