|
Metro
Terminal Pulo Gebang Siap Dibangun Tahun 2004
03 Juli 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pembangunan terminal bus Pulo Gebang akan dimulai tahun 2004, setelah pembebasan lahannya hampir selesai. “Dari areal seluas 10,9 hektare, tinggal 1,9 hektare yang belum selesai dibebaskan. Direncanakan tahun ini selesai,” ujar Lukman Hakim, Kepala Administrasi Wilayah Pemerintah Jakarta Timur, Kamis (3/7).
Menurut Lukman, saat ini pihaknya telah menyelenggarakan pengukuran dan inventarisasi tanah warga yang akan dibebaskan. Ada 19 persil tanah yang akan dibebaskan di lahan seluas 1,9 hektare, Dalam bulan Juli ini, pihaknya akan mengadakan musyawarah dengan warga mengenai harga ganti rugi.
”Ganti rugi yang akan kami tawarkan tetap berdasar NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak),” ujar Lukman. Berdasarkan NJOP yang sudah berjalan, warga terdahulu menerima ganti rugi Rp 360 - 464 ribu per meter persegi. Diakui, warga meminta ganti rugi di atas harga NJOP. Untuk mencari titik temunya, pemerintah tetap membuka negosiasi dengan warga. Saat ini dana yang dianggarkan tahun 2003 untuk proyek pembebasan tanah terminal Pulo Gebang sebesar Rp 13 miliar. “Dari dana itu bisa memenuhi tuntutan warga yang meminta harga diatas NJOP.” Terminal Pulo Gebang telah direncanakan sebagai terminal terpadu yang akan menggantikan terminal Pulo Gadung. (Fatih Gama—Tempo News Room)
|