Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Prodem Laporkan Kepala Polresta Bogor ke Kapolri
27 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Advokasi Aktivis Pro-Demokrasi (Prodem) mengadukan tindakan Kepala Polres Kota Bogor AKBP Bambang Sugeng dan wakilnya, Komisaris Pol Budi RG ke Kepala Polri, Selasa (27/5). Karena Kapolri tidak ada, mereka diterima Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Irjen Pol. Timbul Silaen.

Dalam laporannya, Prodem memprotes penganiayaan oleh enam anggota Polresta Bogor terhadap Khalid Zabidi, mahasiswa peserta Long March Bandung-Jakarta. Selasa (20/5) pukul 10.00 WIB, Zabidi bersama ratusan mahasiswa lain peserta long march berniat menghadiri undangan resmi dari Majelis Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Marhaen Jawa Barat di Bogor. Acara itu untuk memperingati peristiwa lengsernya Soeharto lima tahun silam. Di daerah Tugu Kujang, Bogor mereka dicegat polisi.

Menurut Zabidi, dia sebenarnya hendak menenangkan peserta aksi. “Tetapi saya justru dipiting, dipukuli dengan tongkat, dan ikut dibawa dengan truk polisi. Saya tidak melawan,” kata mahasiswa ITB ini. Zabidi sempat mencatat salah seorang aparat bernama Rudi berpangkat Ajun Komisaris Polisi, yang kemudian diketahui sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor. Rudi ini yang menyebut Zabidi sebagai provokator.

”Polri seharusnya bersikap lebih demokratis, malah lebih otoriter,” ujar Zabidi. Kehadiran Zabidi ke Mabes Polri didampingi anggota Tim Advokasi Prodem Gartono.
Menurut Gartono, Timbul Silaen meminta waktu kepada pihaknya selama dua minggu untuk menindak lanjuti laporan tersebut. “Tidak hanya aparat yang melakukan kekerasan, tetapi Kapolresta Bogor dan wakilnya juga harus ditindak,” kata Gartono. (Dimas—Tempo News Room)


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data