|
Metro
TNI AU Akan Gantikan Teknisi Garuda yang Mogok
22 Mei 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Garuda Indonesia sudah menyiapkan anggota TNI Angkatan Udara dari Makassar sebagai pengganti teknisi part 121 yang mengancam akan mogok. Selain itu, disiapkan pula teknisi dari part 145 (base maintanance) yang tidak tergabung dalam Ikatan Teknisi Pesawat Udara (ITPU). “Mereka berasal dari Aircraft Maintanance Organisation (AMO),” ujar Wahyu Supriyantono, teknisi 121, pada Kamis (22/5).
Kemarin, sebanyak 641 teknisi Garuda resah dan mengancam akan mogok. Mereka menolak langkah Garuda Maintenance Fasility (GMF) yang akan mengalihkan sejumlah karyawannya ke perusahaan lain, yaitu GMF Aero Asia. Manejemen memutuskan bila ada yang menolak kebijakan tersebut akan dipecat.
Menurut Wahyu, ada yang rancu dari kebijakan manajemen. Seorang teknisi part 121 adalah teknisi yang sudah mengantongi tiga sertifikasi yang ketat. Untuk mendapatkan kewenangan menyatakan sebuah pesawat laik terbang setelah dilakujkan perawatan, maka seorang teknisi lini depan ini minimal enam tahun mendapatkan sertifikat itu. Sementara, awak teknisi part 145 (perbengkelan) tidak harus mendapat sertifikat yang berjenjang itu. Terhadap ini, ujar Wahyu, keselamatan pesawat ada kemungkinan diragukan dunia internasional. “Ya seolah ada pemaksaan kehendak, untuk mengalih fungsikan yang bukan pada tempatnya,” katanya. (Ayu Cipta—Tempo News Room)
|