Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Selebritis Serukan Gerakan Anti Tembakau
21 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) merangkul beberapa selebritis untuk menyerukan gerakan anti rokok. Hal ini disampaikan Ketua WITT Tuti Rusdiono, saat acara jumpa pers gerakan anti rokok di Restoran KOI, Jalan Mahakam Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/5) sore.

Alasan merangkul selebritis, kata Tuti, disebabkan karena selebritis adalah bintang atau idola yang dapat menjadi panutan masyarakat. Dengan menjadi panutan masyarakat, mereka diharapkan dapat memberi contoh bahwa para selebritis itu mampu sukses, berhasil, berprestasi, dan percaya diri tanpa merokok.

Selain itu, ujar Tuti, gerakan nasional anti rokok ini juga disinergiskan dengan hari tanpa tembakau sedunia yang ditetapkan oleh WHO setiap tanggal 31 Mei. WHO sendiri setiap tahunnya memiliki tema yang berbeda. Untuk tahun ini, hari sedunia tanpa tembakau ini memiliki tema fashion dan movie. Atas dasar itu, pihaknya merangkul para selebritis untuk melakukan gerakan anti rokok karena banyak selebritis yang berhasil bergelut di bidang fashion dan movie, namun mereka tidak merokok.

Mengenai bahaya merokok, Rima Melati, salah satu selebritis yang hadir, memaparkan kalau dirinya pernah menjadi perokok berat 13 tahun yang lalu. Ternyata akibat kebiasaanya itu, Rima menderita penyakit kanker. “Bukan kanker sembarangan, malah kanker yang sangat parah di payudara, sampai menyebar ke kelenjar getah bening,” tutur Rima. Sejak itu, ia berusaha berhenti merokok. Lalu dirinya dinyatakan bersih oleh dokter tahun 1991. Semenjak peristiwa itu, sampai sekarang ia tidak pernah merokok lagi. “Saya sekarang merasa lebih sehat, dan lebih bisa berkarya,” ujarnya.

Selain Rima Melati, dalam acara tersebut tampak hadir beberapa selebritis, seperti Krisna Mukti, Keke Harun, Melly Manuhutu, mantan peragawati Eni Soekamto, dan Femy Permatasari. Acara jumpa pers yang dipandu oleh artis Lulu Dewayanti tersebut juga dihadiri Yayasan Asma Anak, Yayasan Kanker, dan Yayasan Jantung Indonesia.

Di penghujung acara, diinformasikan bagi yang ingin berkonsultasi gratis untuk berhenti merokok dapat menghubungi dr. Ruli melalui nomor bebas pulsa 08001007278. (Yandhrie Arvian—Tempo News Room)




Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data