Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Karyawan PPD Sudah Lama Resah Soal PHK
15 April 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Karyawan Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) mengaku sudah lama resah dengan adanya kabar rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran diperusahaan milik Departemen Perhubungan tersebut.
Menurut Obin (40),seorang sopir bus PPD, para karyawan terutama para awak bus mengaku sudah cukup lama merasa gelisah atas kericuhan di tubuh perusahaan angkutan tersebut."Kami ini sudah tiga bulan belum terima gaji. Bagaimana karyawan tidak bingung?" ujarnya dengan resah ketika ditemui TNR di depan pool PPD,Cawang, Jakarta Timur, Selasa (15/4) malam.

Menurut Obin, kabar tentang akan adanya PHKmasal sudah lama didengarnya. Konon, PHK masal merupakan salah satu cara untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda PPD. "Kabarnya akan ada sekitar 3000 orang karyawan yang akan dipecat," ujarnya.

Kabar ini juga dibenarkan oleh Aal (40), seorang sopir bus yang lain. Ayah dua orang anak ini mengaku pesimis dengan upaya-upaya yang sedang dilakukan pemerintah dan manajemen PPD untuk mengatasi kemelut. Termasuk diantaranya, memindahkan PPD yang sebelumnya berada dibawah Departemen Perhubungan menjadi milik Pemda DKI Jakarta. "Masalah ini kan sudah dari kemarin-kemarin, kenapa belum beres-beres juga?" katanya.

Menurut Aal, para karyawan hanya bisa melakukan aksi untuk menuntut dikembalikannya hak-hak mereka seperti gaji. Sedangkan mengenai kebutuhan hidup para karyawan terutama awak bus, Aal mengaku hanya bisa pasrah. "Saya sudah beberapa bulan belum bayar kontrakan. Mungkin bulan ini harus numpang di rumah saudara," katanya memelas.

Amal Ihsan-Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data