Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pengacara Budi Han Minta Penangguhan Penahanan Kliennya
07 April 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah satu pengacara Budi Han, Unggul Cahyaka pada Senin (7/4) siang mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengajukan penangguhan penahanan kliennya. Budi Han, tersangka otak pelaku perekaman video tujuh artis di kamar mandi, di studionya Jalan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan, saat ini memang tengah ditahan atas kasusnya itu. Unggul mengungkapkan hal tersebut usai menyerahkan surat penangguhan penahanan kliennya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta (7/4) siang.
Menurut Unggul, pertimbangannya mengajukan permohonan penangguhan penahanan merupakan hak subyektif dari tersangka. Dia beralasan, Budi Han mempunyai tanggung jawab terhadap keluarganya, yaitu mempunyai anak yang harus diperhatikan. Jadi, kata dia, surat permohonan itu juga melampirkan surat keterangan dari RT dan RW setempat. Dia tentu berharap permohonan tersebut dikabulkan.

Unggul mengaku belum mengetahui apakah permohonannya tersebut bisa disetujui penyidik. “Kurang tahu. Kan yang namanya penangguhan itu subyektif dari pihak kepolisian,” ujarnya. Sedangkan pengajuan penangguhan penahanan terhadap Beung dan Kodim, dua tersangka kameraman yang menjadi karyawan di studio Budi Han, menurut Unggul, masih akan dilihat prosesnya.

Unggul menolak Budi Han dinyatakan sebagai otak pelaku perbuatan tak bermoral itu. “Justru sekarang saya tanyakan pada rekan-rekan, darimana itu (penyebutan otak pelaku-Red),” ujarnya balik bertanya.

Unggul berpendapat, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, dapat dipastikan Budi bukan pelaku utama. “Yang namanya pelaku itu kan yang membuat. Kemarin itu saudara Beung dan Kodim yang men-shoot gambar,” katanya mengelak.

Ketika ditanya, apakah Budi Han merupakan perencana, Unggul sempat gelagapan. Dia lantas menyatakan kurang begitu memahami karena tidak seratus persen mendampingi kliennya. "Hal itu sebaiknya ditanyakan langsung kepada penyidik," kata Unggul.

Meski demikian, Unggul mengakui handycam yang digunakan untuk mengambil gambar artis di kamar mandi itu memang milik Budi Han. Namun, dia bersikeras bahwa Budi bukan merupakan orang yang mengambil gambar tersebut. Ketika para wartawan bertanya, bukankah pengambilan gambar dilakukan atas izin Budi Han, Unggul mengelak sembari mengatakan, “Saya nggak mau mengomentari hal tersebut.”

Kondisi Budi Han, kata Unggul, masih cukup baik dan tenang dalam menghadapi persoalan yang dihadapinya. Budi Han juga tidak berada dalam keadaan tertekan.

Hingga kini, kata Unggul, studio foto milik Budi Han belum disegel oleh polisi. Dia berpendapat profesi fotografer ditentukan oleh talenta atau bakat. Sehingga tidak sembarang orang bisa menggantikan kliennya. Karena itu Unggul mengharapkan kerjasama dari pelanggan Budi Han, agar selalu bekerjasama dan tetap menjadi pelanggan setia Budi Han, meski kliennya sedang menghadapi masalah.

Istiqomatul Hayati-Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data