Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Sutiyoso Buka Taman Monas Untuk Umum Kembali
04 April 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso membuka kembali Taman Monumen Nasional (Monas) untuk masyarakat umum. Pembukaan ini sekaligus menandai selesainya pembenahan Taman Monas. Sebelumnya Monas disesaki pedagang kaki lima, pekerja seks komersial dan banyaknya sampah.
“Sekarang kan lebih bagus dan nyaman. Saya harapkan taman ini bisa jadi tempat rekreasi dan sarana olah raga bagi warga Jakarta,” kata Sutiyoso usai melakukan senam pagi bersama jajaran Muspida dan seluruh pegawai Pemda DKI di Monas, Jumat (4/4) pagi.

Usai memberikan sambutan Sutiyoso bersama pejabat muspida seperti Kapolda Irjen Pol Makbul Padmanagara dan Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen George Toisuta melepas burung-burung merpati. Burung-burung ini sumbangan seluruh kelurahan di Jakarta dan dilepas untuk menghiasi Taman Monas. “Burung-burung ini nanti jangan ditangkap. Kalau mau kasih makan jagung silakan saja,” ujar Sutiyoso didampingi istrinya.

Setelah pelepasan merpati, Sutiyoso berikut jajaran Muspida berkeliling Taman Monas dengan berjalan kaki untuk melihat-lihat situasi taman yang baru. Sutiyoso sempat mengkoreksi beberapa kekurangan.

Sementara Sutiyoso berkeliling Monas, peserta senam pagi yang lain dihibur oleh Inul Daratista. Penyanyi dangdut berjulukan Ratu Ngebor ini turut dalam senam pagi. Inul membawakan tiga lagu dangdut, masing-masing Goyang Dombret, Halo Dangdut, dan Mbah Dukun. Ribuan pegawai Pemda tampak asyik bergoyang mengikuti gerakan Inul. Bahkan beberapa penonton pria yang berada di barisan paling depan naik ke atas panggung dan langsung bergoyang bersama Inul. Aksi penonton ini kemudian diamankan petugas keamanan.

Usai manggung, penonton berusaha untuk mendekati Inul. Bahkan ibu-ibu dan penonoton remaja berteriak histeris dan berusaha bersalaman dengan Inul. “Mbak Inul, salaman dong. Ini udah dua bulan nih,” celetuk seorang ibu sambil mengelus perutnya. Bahkan seorang ibu yang berhasil memeluk Inul sampai menitikkan air mata ketika bercerita dengan seorang temannya sambil berteriak, “berhasil!” Inul sendiri segera dibawa manajemennya meninggalkan Monas. “Ada acara di Ancol,” kata Inul. (Dewi Retno - TNR)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data