Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Polisi Bantah Menyiksa Berty Loupatty dan Anggotanya
03 April 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penyidik Mabes Polri membantah telah melakukan penyiksaan atau kekerasan terhadap 19 anggota kelompok Geng Coker, termasuk ketuanya Berty Loupatty, saat berada dalam tahanan Mabes Polri. Polisi juga membantah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Berty dan rekan-rekannya dibuat dengan rekayasa penyidik.
“Kalau dia membantah BAP di pengadilan, ya namanya saja orang kriminal,” kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Zainuri Lubis di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/4) siang.

Sebelumnya, kata Lubis, Berty mengakui Geng Coker pimpinannya merupakan kelompok preman. “Ya, itulah preman. Ketika di polisi mengaku ABC, lalu di tempat lain mengaku XYZ. Silakan saja, mau percaya polisi atau percaya preman,” ujarnya.

Apapun yang menjadi keterangan Berty dan 18 anggota Coker yang lain, pihak polisi mempersilakan pengadilan atau hakim menilainya. Berty dan 18 rekannya dituduh terlibat dalam beberapa kasus kerusuhan dan penyerangan di Ambon pasca perjanjian Malino II tahun lalu.

Dari 19 orang itu, empat orang kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sementara berkas Berty sendiri hingga kini belum dilimpahkan.

Polisi juga mempertanyakan mengapa Berty membuat pernyataan di luar (kepada wartawan) dan mengapa tidak menggunakan sarana hukum yang ada, yakni melalui pengacaranya. “Dia kan bisa saja mengajukan gugatan pra peradilan,” ujar Lubis. (FX Dimas Adityo—TNR)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data