|
Metro
Pengedar Togel Tewas Gantung Diri
11 Maret 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Malang benar nasib Saidah (26 tahun). Gara-gara ingin memperingatkan suaminya, Rohdiyanto (36 tahun) yang selingkuh, Saidah kehilangan pasangan hidupnya itu untuk selama-lamanya.
Rohdiyanto, pengedar kupon judi togel itu nekat gantung diri dengan sehelai kain di Jalan G, Teluk Gong RT 12/10, Penjaringan, Jakarta Utara. Rohdiyanto alias Akui memutuskan mengakhiri hidupnya setelah mendapat pengakuan dari istrinya Saidah (26 tahun) yang telah berselingkuh dengan Hendra, seorang salesman.
Jenazah Rohdiyanto ditemukan ibunya, Tjo Yoen Siaw (71 tahun) di dalam kamarnya, Selasa (11/3) pukul 00.00 WIB. Di sisi jenazah, ditemukan sepucuk surat yang isinya antara lain, “Kamu sudah bebas dari saya.” Rohdiyanto menulis surat sepanjang dua halaman folio bergaris yang isinya menyatakan kepedihan hatinya atas pengakuan istrinya yang telah selingkuh, minggu lalu.
Menurut penuturan Saidah yang ditemui Tempo News Room saat melaporkan peristiwa tersebut di Polsek Penjanringan Jakarta Utara, suaminya sering meninggalkan rumah sejak setahun belakangan ini. Ibu satu anak ini mengatakan bahwa pengakuan yang disampaikan kepada suaminya itu dimaksudkan untuk balas dendam. Pasalnya, Akui juga diangap telah berselingkuh. “Suami saya selingkuh, ia malah menanggung uang kos selingkuhannya itu di Jelambar Fajar,” katanya.
Saidah yang mengenakan kaos biru dan celana sebatas betis, menuturkan kronologi peristiwa tersebut dan mengaku dirinya berusaha merelakan kepergian suaminya.(Yandi MR – Tempo News Room)
|