|
Metro
Banjir di Jakarta Barat Sudah Surut
14 Pebruari 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Jakarta Barat, Jumat (14/2) ini, sudah mulai surut. Menurut Atin, salah seorang petugas posko banjir Walikotamadya Jakarta Barat, untuk Kecamatan Tambora, banjir di wilayah Kelurahan Krendang, Tanah Sereal, dan Malaka sudah kering. Namun, di kelurahan Jembatan Lima dan Pekojan, ketinggian air masih berkisar sepuluh centimeter.
Dia menjelaskan, hingga Jumat ini, untuk wilayah kecamatan Kebon Jeruk, genangan air masih terlihat di beberapa wilayah. Di RW 03, 06, dan 08 Kelurahan Kebon jeruk, ketinggian air mencapai 20-30 centimeter. Sedangkan di wilayah RW 05 Kelurahan Kedoya Selatan tercatat 30-40 centimeter, RW 01, 02, dan 08 Kelurahan Kedoya Utara tercatat 20-40 centimeter, RW 03, 05, dan 08 Kelurahan Sukabumi Selatan tercatat 30-50 centimeter, RW 08 dan 03 Kelurahan Kelapa Dua tercatat 20-40 centimeter, RW 02, 03, 05, 08, 09, 13, dan 14 Kelurahan Duri Kepa mencapai 30 centimeter. Sementara itu untuk wilayah Kelurahan Sukabumi Utara, banjir sudah kering.
Lebih lanjut dikatakan Atin, pihak walikota sudah menyiapkan 11 buah perahu karet. Tujuh diantara perahu itu berasal dari Satuan Pelaksana Banjir Walikota dan sisanya dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran. Untuk mengantisipasi hal selanjutnya, pihaknya juga sudah menyiapkan tambahan tiga unit perahu karet lagi. “Saat ini masih kondisi siaga tiga,” kata Atin.
Sementara itu, sekitar seribu pengungsi di RW 02 kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jumat ini sudah kembali ke rumahnya masing-masing. “Air di wilayah tersebut sudah surut,” kata Yanto Satyar, Sekretaris Kecamatan Cengkareng, yang dihubungi secara terpisah.
Menurut Yanto, pihaknya sudah menyiapkan tiga buah dapur umum dengan peralatan lengkap di tiga lokasi rawan banjir terparah di wilayahnya. Ketiga wilayah itu adalah Kelurahan Kapuk, Kedaung, dan Rawa Buaya. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan dua unit tangki air di Kelurahan Cengkareng Timur dan Duri Kosambi. Tiga unit perahu karet juga dipersiapkan di Kedaung, Kapuk, dan kantor Kecamatan Cengkareng.
Mengenai kondisi pengungsi di RW 02 Rawa Buaya, kata Kepala Seksi Gawat Darurat dan Bencana Walikotamadya Jakarta Barat, dr. John Marbun, tidak mengalami hal serius. “Masih pengobatan biasa, seperti gatal-gatal, batuk pilek, dan demam,” kata Marbun.
Marbun menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan 170 paket obat untuk mengantisipasi penyakit yang diderita para korban banjir. Paket tersebut terdiri dari paket pengobatan dasar seperti antibiotika, vitamin, dan obat alergi, serta pengobatan khusus seperti untuk penyakit jantung. Selain itu pihaknya juga sudah menyaipkan dua posko kesehatan di dua wilayah terparah yang dijaga satu orang dokter dan dua paramedis. Dua posko itu berada di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, dan Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres.(Faisal-Tempo News Room)
|