Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Dana Cadangan Belum Mendesak Dikucurkan
06 Januari 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemda DKI Jakarta belum merasa perlu mengucurkan dana cadangan Rp.500 miliar untuk membantu masyarakat di wilayahnya. Saat ini, Gubernur Sutiyoso tengah memikirkan alternatif pemecahan masalah kenaikan harga sembako menyusul naiknya harga BBM, tarif telepon, dan listrik yang ditetapkan pemerintah pusat.

Usai menerima sejumlah anggota komisi V DPR RI di Balaikota, Gubernur DKI Sutiyoso mengakui dirinya masih melihat terlebih dahulu perkembangan perekonomian Jakarta di lapangan. Hal tersebut akan dijadikan bahan pengambilan keputusan untuk mengucurkan dana cadangan tersebut.

“Saya kan menggunakan teori menghadapi kenaikan harga. Daya beli masyarakat yang akan saya tingkatkan dengan program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) dengan dana langsung atau block grant. Kalau itu belum teratasi juga namanya baru terjadi krisis, jadi apa boleh buat. Saat masyarakat tidak mampu lagi beli makanan ya (dana cadangan tersebut) harus saya kucurkan,”kata Sutiyoso.

Seperti diketahui, pemda DKI dalam RAPBD DKI tahun anggaran 2003 menganggarkan dana PPMK sebesar Rp.500 juta untuk tiap kelurahan di Jakarta. Anggaran PPMK inilah, yang menurut Sutiyoso akan dikucurkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Namun hingga kini dana PPMK untuk tahun ini belum turun karena RAPBD DKI 2003 yang besarnya secara total Rp.11,05 triliun, hingga kini masih belum selesai dibahas di DPRD DKI.

“Dana cadangan yang dicanangkan Pemda DKI itu untuk masalah yang emergency sifatnya. Misalnya terjadi musibah seperti gempa, banjir, dana itu bisa digunakan. Atau seawktu kondisi saat masyarakat tidak bisa membeli makanan,” kata Sutiyoso.(Dimas Adityo – Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data