Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Walikota Jakbar dan Terminal Kalideres Antisipasi Kenaikan Harga
06 Januari 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebagaimana Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Wakil Walikotamadya Jakarta Barat Amiruddin Sani Lubis juga mengatakan akan segera melakukan operasi pasar berkaitan dengan kemungkinan kenaikan harga. Sementara itu, pengelola Terminal kalideres juga telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi. “Kami telah meminta kepada pihak terkait untuk melakukan persiapan tinjauan pasar,” kata Amiruddin Sani Lubis di ruang kerjanya, Kantor Walikota Jakarta Barat, Senin (6/1).

Tinjauan itu sendiri dilakukan terkait dengan adanya informasi minimnya ketersediaan minyak tanah dibeberapa wilayah di Jakarta Barat. Penjual minyak yang ditemui mengaku minimnya stok minyak dari agennya.

Dalam tinjauan ini nantinya akan difokuskan pada tiga hal masing-masing sektor yang mengalami kenaikan, ketersediaan komoditi dan wajar tidaknya kenaikan itu. Hal tersebut dilakukan agar harga yang diterima masyarakat masih wajar. “Kalau naik tetapi wajar tak masalah,” kata dia. Perhitungan itu, kata dia, akan dilihat logis tidaknya kenaikan itu.

Sementara dari Terminal Kalideres, Kepala Terminal Angkutan Antar Kota Kalideres, Jony Batara mengatakan tengah mempersiapkan langkah antisipasi adanya pemogokan ataupun kenaikan tarif angkutan yang mungkin terjadi. “Meskipun kami belum terima laporan adanya kenaikan tarif angkutan antar kota,” kata Jony saat dihubungi lewat telepon.

Ia juga akan mengerahkan anggota Dinas Perhubungan di terminal itu, untuk melakukan pemantau secara intensif terhadap bus antar kota. Ia juga telah mempersiapkan spanduk-sapnduk yang melarang kenaikan tarif sebelum ada keputusan dari Dinas Perhubungan.

Untuk antisipasi adanya pemogokan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Suku Dinas perhubungan. Koordinasi itu dilakukan dalam penyediaan angkutan yang dikerahkan. “Belum ada pemogokan. Dan kami malah belum dengar rencana itu,” kata dia. (Purwanto-Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data