|
Metro
Sutiyoso: Banjir Tahun Ini Tidak Akan Seperti Banjir Tahun Lalu
22 Desember 2002
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan, banjir pada tahun ini tidak akan separah tahun lalu. Informasi ini, didapat Sutiyoso dari Badan Meteorologi dan Geofisika. Meskipun demikian, menurut dia, curah hujan diperkirakan akan tinggi pada bulan-bulan mendatang. “Puncaknya pada bulan Januari dan Februari,” kata Sutiyoso usai simulasi penanggulangan banjir di Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (22/12).
Menurut Sutiyoso, untuk menanggulangi banjir, salah satu yang dilakukan Jakarta adalah membangun banjir kanal Timur. Selain itu, kata dia, di daerah selatan Jakarta, yang selama ini sering mengirim air ke Jakarta, harus ada sistem pengendalian air. Menurut dia, di daerah ini—Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi—harus dibuat situ-situ raksasa untuk menampung air hujan. “Bila intensitas hujan tinggi, air hujan bisa dialirkan ke situ-situ ini,” kata dia.
Pada kesempatan ini, Sutiyoso juga menyinggung mengenai sodetan di sungai Ciliwung dan Cisadane. Kata dia, sodetan ini untuk mengatur aliran air di kedua sungai. “Jadi bukan memindahkan banjir ke Tangerang,” kata dia.
Pada Minggu ini, Sutiyoso dan jajaran menyaksikan simulasi penanggulangan banjir di bantaran kali Ciliwung di kawasan Tebet. Masyarakat di sekitar bantaran kali disuguhi tontonan tentang penyelamatan pada saat banjir.
Sutiyoso mengatakan, dengan simulasi-simulasi seperti ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa persiapan untuk menghadapi banjir sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Termasuk diantaranya alokasi dana sekitar Rp 332 miliar dari anggaran daerah tahun 2002. Namun, dia mengungkapkan apa yang dilakukan pemerintah daerah ini belum cukup untuk menanggulangi banjir. “Karenanya masyarakat harus berpartisipasi,” kata dia.
(Multazam --- Tempo News Room)
|