|
Bogor
Warga Cibeutung Mengamuk karena Tim Kesebelasannya Kalah
24 Oktober 2002
TEMPO Interaktif, Bogor:Ratusan massa warga Desa Cibeuteung, Kecamatan Ciseeng, Bogor, mengamuk dan merusak puluhan rumah, mobil dan kios milik warga Pondok Udik dan Desa Tegal, Kecamatan Kemang, serta menjarah isinya, Kamis (24/10), sekitar pukul 17.30 WIB.
Amuk massa itu dipicu oleh kekecewaan massa setelah tim kesebelasan sepak bola mereka yang berlaga di arena pertandingan sepak bola antardesa se-Kawedanaan Parung dikalahkan kesebelasan desa tetangganya, Desa Tegal.
Semula bentrok dan kericuhan terjadi di sekitar lapangan sepak bola, Desa Pondok Udik. Namun, kekecewaan massa tak berhenti sampai di situ. Saat perjalanan pulang melewati Jalan Gardu, antara Desa Pondok Udik-Desa Tegal, warga mengamuk melempari rumah, merusak kendaraan dan menjarah ruko yang ada sepanjang 3 Km jalan kedua desa itu.
Amuk massa dapat dibubarkan sekitar pukul 18.00 WIB setelah dua truk petugas pengendali massa dari Polres Bogor dikerahkan ke lokasi dan melepaskan berkali-kali tembakan peringatan ke udara. Ketua RT 01/07 Desa Pondok Udik, Hadi Prayitno membenarkan amuk massa tersebut. Menurutnya, kejadian itu memang dipicu oleh kekalahan tim kesebelasan Desa Cibeuteung saat melawan Desa Tegal.
Hingga Kamis petang, ratusan warga Desa Tegal dan warga Desa Pondok Udik bersiaga karena takut akan terjadi serangan susulan oleh warga Desa Cibeuteung. Hingga kini polisi belum menangkap satu orang pun yang terlibat pengrusakan dan penjarahan itu karena masih mengupayakan perdamaian kedua warga desa. (Deffan-Tempo News Room)
|