|
Metro
Rumah Tahanan Salemba Rusuh
21 Oktober 2002
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Rumah Tahunan Salemba, Bambang Krisbanu, mengakui memang terjadi kerusuhan yang melibatkan para penghuni rumah tahanan tersebut, Senin (21/10) siang. “Benar telah terjadi pertikaian antara orang-orang Ambon dengan penghuni lainnya,” kata Bambang ketika dihubungi melalui telepon di kantornya, Senin sore.
Menurut Bambang, pertikaian dipicu oleh beberapa penghuni rutan dari etnis Ambon yang ingin berkuasa di rutan tersebut. “Biasa, mereka mau mendominasi,” kata Bambang. Namun, kata Bambang, pertikaian yang terjadi melalui aksi saling lempar batu itu dapat segera dikendalikan. “Tidak sampai 0,5 jam kita sudah dapat atasi. Mereka kita pindahkan ke bagian lain,” ujar Bambang.
Bambang tidak bersedia menjawab pertanyaan lebih jauh dengan alasan sedang menerima Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan DKI di ruangannya. Sebelumnya, dia sempat menjelaskan bahwa para penghuni yang menjadi pemicu pertikaian itu seluruhnya berada di Blok Q. Mereka bertikai dengan para penghuni yang berada di blok lainnya di rutan tersebut. "Tidak ada kerusakan fisik," tambahnya. (Wuragil-Tempo News Room)
|