|
Metro
Tawuran Antar Warga di Manggarai
19 Desember 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga hari setelah lebaran, tawuran antar warga kembali terjadi di Jalan Sultan Agung Jakarta Selatan, tepatnya di depan Pasar Rumput Manggarai, Rabu (19/12) siang. Tawuran terjadi antara warga Menteng Trenggulung dengan warga Gang Palimanan Pasar Manggis. Akibat tawuran ini satu pos parkir di Pasar Rumput rusak, kaca-kaca jendela di Rumah Makan Padang “Sederhana” dan kaca mobil kijang warna biru dengan nomor polisi B 9974 XL, pecah.
“Warga yang datang menyerbu sekitar ratusan orang. Mereka membawa senjata tajam, dan batu,” ujar Iptu Bambang Sugeng, Kepala Unit Dinmas Polsek Setiabudi. Tawuran berlangsung selama setengah jam setelah polisi membubarkan warga dengan menggunakan gas air mata. Untuk mengatasi tawuran ini Polres Jakarta Selatan menurunkan petugasnya sebanyak dua peleton dan dua regu dari Polsek Setiabudi.
Menurut seorang petugas Reserse Setiabudi, tawuran antar warga adalah akibat terbunuhnya seorang warga Menteng Trenggulung yang ditodong di depan Pasar Rumput, Selasa (18/12) sore. Korban sempat melarikan diri, namun dikejar
penodong yang kemudian membacok kepalanya dengan senjata tajam hingga tewas.
Warga Menteng Trenggulung yang marah akibat kejadian itu berencana menyerang balik orang yang telah membunuh temannya itu. Usai memakamkan korban siang tadi, warga Menteng Trenggulung menyerbu warga Palimanan di depan Pasar Rumput. “Saya mendengar tadi malam sekitar pukul 23.00 mereka akan menyerbu kemari. Namun ternyata baru siang ini,” ujar Taryo, penjual nasi goreng yang biasa mangkal didepan Pasar Rumput.
Hingga pukul 17.00 Wib, di lokasi kejadian masih terlihat pecahan-pecahan kaca akibat lemparan batu dan dua pagar pembatas jalan yang dirobohkan warga. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polsek Setiabudi menempatkan petugasnya di Pasar Rumput. (Wahyu Mulyono-Tempo News Room)
|