Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Pasar Tradisional Jakarta Masih Sepi
29 November 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hingga minggu kedua bulan Ramadhan, pasar-pasar tradisional di Jakarta masih sepi pembeli. Dari pantauan Tempo News Room, Kamis (28/11) di beberapa pasar tradisional di Jakarta, antara lain Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, Pasar Palmerah Jakarta Barat, dan Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan, belum terlihat lonjakan pembeli sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Menurut beberapa pedagang, kenaikan jumlah pembeli hanya terjadi ketika hari pertama bulan Ramadhan tiba. "Ketika mau puasa, biasanya pembeli ramai soalnya ada kebiasaan menyambut bulan suci dengan munggahan,"ujar Iwan, salah seorang pedagang telur di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

Kebiasaan tersebut, lanjutnya, menyebabkan adanya kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pokok termasuk telur. "Tapi, saat ini harga telur sudah turun kembali," kata Iwan.

Di tingkat penyalur, kata Iwan, telur dijual dengan harga Rp.7.400/kg sedangkan di tingkat pengecer berkisar Rp.8.000/kg. Sebelumnya, harga telur sempat melonjak hingga Rp.8.800/kg di tingkat pengecer.

Karena belum ada lonjakan permintaan konsumen, katanya, para pedagang belum meningkatkan pasokan barang. Pasokan sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, terigu, telur, minyak goreng dan gula, hingga daging sapi dan ayam, masih mencukupi kebutuhan.

Agung, salah seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati yang biasa memasok hingga tiga kali sehari mengatakan, tidak ada penambahan barang karena barang-barang kebutuhan pokok yang dijualnya dinilai masih dapat memenuhi permintaan konsumen. "Meskipun kami berjualan 24 jam selama Ramadhan, pasokan tidak berubah. Pasalnya, jumlah pembelinya sedikit, tidak seperti hari-hari biasa," kata pedagang yang berjualan di luar gedung itu.

Para pedagang memperkirakan, tercukupinya pasokan barang tersebut akan terus berlangsung hingga menjelang lebaran. "Pasokan barang-barang kebutuhan pokok sampai hari ini lancar-lancar saja, bahkan lebih dari permintaan akibat jumlah permintaan masih normal, " kata salah seorang pedagang yang menjadi langganan para pemilik warung kecil itu.

Saat ini, harga-harga sembako di Pasar Induk Karamat Jati, Kebayoran Lama, dan Palmerah relatif stabil. Di Pasar Induk Kramat Jati minyak dijual dengan harga Rp.4.200/kg atau sama dengan minggu lalu, terigu tetap dengan harga Rp.3.000 untuk yang biasa dan Rp.3.200 untuk terigu segitiga, bahkan telur turun dari Rp.8.000/kg menjadi Rp.7.800.

Sementara itu, gula dijual dengan harga bervariasi, tergantung kualitasnya yaitu antara Rp.3.600/kg sampai Rp.3.800/kg. Di Kebayoran Lama, harga minyak goreng masih berada pada kisaran Rp.4.000/kg sampai Rp. 4.200/kg, terigu juga tidak berubah, yakni Rp.3.000/kg demikian juga dengan Pasar Palmerah.

Harga daging di ketiga pasar tersebut juga masih stabil yaitu Rp.38 ribu/kg. "Akan tetapi, kalau seperempat kilo harganya bisa Rp.10 ribu. Itu juga kalau di langganan," kata Murti, salah seorang pembeli di los daging Pasar Kebayoran lama.

Sedangkan untuk daging ayam harganya sekitar Rp.12 ribu sampai Rp.14 ribu per ekor tergantung ukurannya. Pasokan daging sapi maupun daging ayam seperti halnya sembako, menurut para pedagang, hingga kini juga masih mencukupi. (nunuy nurhayati-tempo news room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Harga Bahan Pokok Naik 10-20 Persen
Pasar Tradisional Jakarta Masih Sepi
Menko Kesra Anggap Wajar Kenaikan Harga Bahan Pokok
Persediaan Pangan Jelang Hari Raya Telah Cukup
Pemerintah Siap Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Hari Raya

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data