Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Sembilan LSM Mengeluarkan Beras WVP Secara Bersamaan
24 November 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sembilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menjadi mitra World Food Programme (WVP) di Jabotabek ternyata mengeluarkan beras dari Gudang Dolog Jaya, Rabu (21/11) dan Kamis (22/11). Sehingga, pihak kepolisian sulit menemukan pelaku penyelewengan beras bantuan salah satu lembaga pangan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kanit Reserse Intel Polsek Pulogadung Inspektur Polisi Bambang Setyo kepada Tempo News Room di ruang kerjanya, Sabtu (24/11) siang. Kasus penyelewengan beras bantuan WFP itu sendiri terungkap dengan ditemukannya 27,4 ton beras tersebut di salah satu toko di Pasar Induk Cipinang, Kamis (22/11) lalu.

Hingga Sabtu (24/11), menurut Bambang, belum seorangpun dinyatakan sebagai tersangka. “Belum ada tersangka. Karenanya, kami juga mengharapkan bantuan dari WVP,” kata Bambang.

Selama dua hari terakhir, polisi terus meminta keterangan dari Susanto, pemilik toko Fajar Usaha, yang menyimpan beras tersebut. Sedangkan Alex, yang menurut Susanto mengirim beras bantuan kepadanya, hingga kini belum diketahui keberadaannya. “Status Susanto dan Alex dalam pemeriksaaan tersebut masih sebagai saksi,” katanya.

Sementara itu, Victor yang disebut-sebut oleh Alex sebagai pemilik beras tersebut hingga kini tidak jelas keberadaannya. “Setelah diusut, orang yang bernama Victor itu hanya fiktif belaka,” kata Bambang.

Karena kesulitan membuktikan penyalahgunaan bantuan beras tersebut, polisi mengusulkan digunakannya dua jalur penyelidikan. “Pertama, lewat jalur polisi. Sedangkan kedua, jalur yang dijalankan WFP, supaya bisa diketahui jika ada oknum LSM yang terlibat,” kata Bambang.

Sementara itu, seorang staf WVP yang diminta keterangnnya oleh Tempo News Room tidak mau sedikitpun memberikan informasi perkembangan kasus tersebut. “Kalau mau bertanya, tanya ke Polsek saja,” kata staf yang langsung memutuskan sambungan telepon tersebut. (yura syahrul)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Belum Ada Tersangka Dalam Kasus Penyelewengan Beras Bantuan PBB

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data