Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Pejabat Pelaksana LP Cipinang Sesalkan Penetuan Status Tersangka Petugasnya
01 Agustus 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pejabat Pelaksanan Harian Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Siswadi Kartaredja menyatakan penyesalannya atas penentuan status tiga petugasnya sebagai tersangka dalam kaburnya dua narapidana kasus peledakan Bursa Efek Jakarta beberapa waktu lalu.
Yang membuatnya menyesal, penentuan status hukum itu ditentukan berdasarkan keterangan Irwan bin Ilyas, tahanan yang kabur kemudian tertangkap, saat di periksa di Polda Metro Jaya.

“Padahal kita sudah secara kekeluargaan menyerahkan petugas untuk diperiksa secara kekeluargaan,” kata Siswadi yang ditanya wartawan di depan LP Cipinang, Rabu malam (1/8). Menurut Siswadi, seharusnya berdasarkan surat edaran bersama antara Kapolri dan Menteri Kehakiman dan HAM, bila ada petugas LP yang dimintai keterangan lebih dulu diperiksa secara internal. Pihaknya sudah bersiap untuk mengupayakan bantuan hukum kepada petugas LP yang menjadi tersangka.

Tiga petugas LP Cipinang yang menjadi tersangka adalah FX Paijo, Tumingan dan Endi Suhendi yang bertugas pada bagian pemeriksaan LP Cipinang. Mereka diancam pasal 426 KUHP karena diduga melepas tahanan dengan sengaja dan lalai melaksanakan tugas. Mereka terancam dua tahun penjara, sehubungan dengan kaburnya dua tersangka pengeboman Bursa Efek Jakarta (BEJ) Nuryadin dan Irwansyah pada hari Jumat (27/7). (Dede Ariwibowo)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pejabat Pelaksana LP Cipinang Sesalkan Penetuan Status Tersangka Petugasnya
LP Cipinang Kembali Rusuh
Rutan Salemba Rusuh
Korban Perkelahian di Rumah Tahanan Salemba Dipastikan Tewas
Rusuh Rutan Salemba Telan Dua Korban

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data