|
Metro
Rangkaian Bom di Mabes Polri Diamankan ke Markas Brimob
24 Juli 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebuah rangkaian bom yang berada di dalam tas pinggang berbahan plastik warna hitam diamankan tim gegana ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Selasa (24/7) sekitar pukul 10.30 WIB. Rangkaian bom yang terdiri dari kabel, timer, detonator yang belum disambung, telah dua hari menginap di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta.
Menurut Upen Supena, pengawas Wisma Bhayangkari yang juga seorang pensiunan polisi, sebenarnya rangkaian bom itu telah ditemukan pada Minggu (22/7) oleh seorang karyawan Mirah Catering. Kebetulan pada waktu itu Wisma Bahayangkari digunakan untuk resepsi pernikahan keluarga H.Jeje. “Oleh karyawan yang menemukannya di meja makan dalam gedung, barang itu diserahkan ke pengurus wisma,” ujar Upen yang ketika itu sedang tidak bertugas. Bisa jadi karena tak paham bahayanya, karyawan yang menemukan barang itu memindahkannya ke ruang Astagina, di sebelah kanan Wisma Bhayangkari dan melaporkannya pada pengurus gedung.
Setelah beberapa waktu, Upen curiga terhadap tas pinggang itu. Baru pada Selasa pukul 09.30 WIB, Upen membawa tas itu keluar dari pos penjagaan Provoost, 10 meter dari Wisma. Para anggota Provoost yang mencurigai isi tas itu segera menghubungi tim gegana yang kebetulan sedang berada di Mabes. Lima menit kemudian, sekitar enam orang tim gegana memeriksa isi tas itu. Komandan Kompi C Resimen II Gegana Mabes Polri AKBP Bambang Ramelan, membenarkan isi tas itu diduga bom, “karena di dalamnya ada timer tapi belum dirangkai,” ujarnya pada pers di tempat kejadian perkara, Selasa (24/7). Para anggota Provoost menjaga ketat dan menutup akses wartawan melihat bom itu. (Istiqomatul Hayati)
|