Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Rusuh Rutan Salemba Telan Dua Korban
20 Juli 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rumah tahanan (Rutan) Salemba yang terletak di jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (20/7) siang rusuh. Dua orang narapidana yang bernama Yusuf (20) dan Usman Kurniawan alias Wawan (36) menjadi korban. Yusuf luka tertusuk pada bagian leher dan dada sebelah kiri, sedangkan Usman luka pada bagian kepala dan tangan. Saat dilarikan ke Rumah Sakit Polisi Kramat Jati, keduanya dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kabarnya, salah satu korban, Yusuf sudah tidak tertolong lagi.

Kedua korban ditusuk dengan menggunakan pisau yang terbuat dari plat aluminium dengan tangkai terbuat dari selang air. Kejadian itu berawal ketika saat pembagian makan siang, pukul 11.15 WIB. Tanpa diketahui penyebabnya, tiba-tiba terjadi perkelahian di Blok N antara dua korban dan Ismoyo Romadhan penghuni Blok K. Perkelahian tersebut menjadi perhatian seluruh penghuni rutan, sehingga pada saat itu kondisi rutan menjadi kacau. “Tahu-tahu Ismoyo menyelinap di Blok N, padahal ia penghuni Blok. K,” kata Kepala Rutan Salemba, Bambang Krisbanu, kepada Tempo di ruang kerjanya.

Menurut Bambang, perkelahian yang nyaris melibatkan seluruh penghuni penjara itu dapat dikendalikan setelah 15 menit dengan dibantu satu regu keamanan dari Polsek Cempaka Putih dan satu Pleton dari Polres Jakarta Pusat. Kemudian seluruh penghuni dihalau masuk ke blok masing-masing. Sampai saat ini, motif perkelahian itu belum diketahui. Namun petugas telah memeriksa beberapa orang saksi, di antaranya Bima Agung (21), Farid dan Waduk.

Bambang membantah perkelahian itu disebabkan jatah nasi yang berbeda antara blok satu dengan blok lainnya. “Tidak ada itu, tidak ada perbedaan makanan antar blok. Yang jelas perkelahian ini pasti ada masalah. Masih kita kembangkan,”jelasnya. Saat ini Ramadhan yang menjadi tersangka telah diamankan oleh pihak keamanan. Dalam catatan rutan itu, Ramadhan adalah tersangka 365 (pencurian). Dia dihukum selama tujuh bulan dan saat ini telah menjalani lima bulan masa tahanan.

Sekitar pukul 15.00, pihak keamanan telah melakukan sweeping ke seluruh blok-blok yang ada di rumah tahanan itu. Sampai berita ini diturunkan, sweeping masih berjalan. Bambang juga menambahkan, bahwa banyak tahanan yang membuat senjata dari plat aluminium dan pipa besi, seperti yang digunakan oleh Ramadhan untuk menusuk kedua korban. (Adi Mawardi)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Rusuh Rutan Salemba Telan Dua Korban
LP Cipinang Nyaris Rusuh Karena Kandang Ayam Dilempari
Status LP Tangerang Masih Siaga Satu
Petugas Berhasil Mengumpulkan 195 Senjata Tajam
Petugas LP Cipinang Akan Geledah Narapidana

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data