Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Bea Cukai Jakarta Gagalkan Pemalsuan Dokumen Ekspor
27 April 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk keduakalinya di bulan April 2001, Kantor Pelayanan Bea dan Cukai tipe A Tanjung Priuk III Jakarta berhasil menggagalkan usaha penyalahgunaan fasilitas kepabeanan untuk ekspor dan impor berupa manipulasi dokumen. Keberhasilan ini dikemukakan Dirjen Bea dan Cukai, Permana Agung, di Tanjung Priuk, Jumat (27/4) siang.

Dokumen yang dimanipulasi adalah dokumen untuk beberapa barang seperti impor televisi, ekspor kayu gergajian, dan re-ekspor rokok. Menurut Permana, manipulasi impor televisi dilakukan oleh PT AMS di Jakarta pada Rabu (25/4) yang mengajukan dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) dengan menyebutkan jenis barang sebagai bantalan peluru (bearing). Namun, setelah diteliti, ternyata di dalam kontainer tersebut terdapat 804 unit televisi merk Detron ukuran 21 inchi buatan Cina.

Barang tersebut dimuat dengan kapal MV Warnow Trader Foy S 024 dari Pelabuhan Shew Zen Cina. Importir PT AMS yang mengaku sebagai importir sebagaimana tertera dalam dokumen mengaku sebagai produsen agar mendapatkan fasilitas jalur hijau, tanpa melalui pemindaian kontainer dengan sinar X. Setelah diteliti importir tersebut memiliki alamat fiktif. Selain itu, dokumen PIB tidak mencantumkan nomor dua buah kontainer yang dipakai.

Keganjilan-keganjilan itulah yang membuat petugas curiga dan mengungkap kasus tersebut. Menurut Permana Agung, tindakan memanipulasi dokumen ekspor-impor ini merupakan pelanggaran terhadap pasal 103 a undang-undang nomor 10 tahun 1995. kasus ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 300 juta. (Yustinus Tomi Arianto)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Bea Cukai Jakarta Gagalkan Pemalsuan Dokumen Ekspor

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data