Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Sayap-Sayap Terbang
Rabu, 01 Agustus 2007 | 09:27 WIB

TEMPO Interaktif, Chicago:

Pesawat bersayap Blended Wing Body jelas berbeda strukturnya dengan pesawat bersayap konvensional. Namun sulit membedakan Blended Wing Body dengan pesawat sayap terbang (Flying Wing).

Desain pesawat Flying Wing tak memiliki tubuh yang terpisah, hanya sebuah sayap yang terbang. Adapun Blended Wing Body masih memperlihatkan bentuk tubuh yang terpisah dengan sayap, meski tampak datar saja.

Kedua konsep sayap tersebut sudah pernah diproduksi menjadi pesawat betulan, bahkan menjadi pesawat komersil. Pada awalnya adalah Junkers G.38, yang terbang pada 1929.

Prototip Junkers G.38 dibuat oleh Jerman dan menjadi salah satu pengangkut komersil di Eropa sebelum pecah Perang Dunia II. Pada masanya, Junkers G.38 adalah pesawat terbang super jumbo yang dioperasikan maskapai penerbangan Luftwaffe dan Lufthansa selama hampir satu dekade.

Titik keseimbangan pesawat yang digerakkan oleh tenaga baling-baling ini terletak pada garis tengah tabung tubuhnya.

Pesawat ini berkapasitas 34 seat penumpang. Sebagai tambahan, ada enam seat lain di tiap-tiap sayapnya yang besar. Sebagai pembanding, pada masa yang sama, pesawat Ford Trimotor yang berdesain tradisional, berkapasitas hanya sembilan penumpang.

Pada 1955 konsep BWB berikutnya datang dari Kanada melalui Vincent Burnelli yang menciptakan Burnelli CBY-3 L. Pesawat berpenggerak sepasang baling-baling besar di bagian depan ini berkapasitas 20 penumpang. Namun CBY-3 L gagal diproduksi lantaran persoalan kontrak.

Pada 1989, Amerika Serikat membuat pesawat pengebom stealth B-2 Spirit. Konsep pesawat yang menjadi alternatif F-117 Nighthawk (dirilis pada 1983) ini adalah penggabungan alias hibrid antara konsep Flying Wing dan Blended Wing Body.

Boeing X-48B yang proyeknya dikeroyok NASA dan Boeing adalah aplikasi terbaru pada konsep Blended Wing Body. Pesawat yang dirancang sebagai pesawat penumpang ini diperhitungkan sanggup membawa 400 sampai 800 penumpang.

DEDDY SINAGA | BERBAGAI SUMBER

Dari Arsip Majalah TEMPO
Inovasi | 11 April 2005
Selamat Datang di Surga Nirkabel | 04 April 2005
Hijrah Seorang Penyiar MTV | 28 Maret 2005
Revolusi dari Ruang Bawah Tanah | 28 Maret 2005
Inovasi | 28 Maret 2005
Ketika Logam Mudah Keropos | 28 Maret 2005
Inovasi | 21 Maret 2005
Etalase | 21 Maret 2005
Inovasi | 14 Maret 2005
Etalase | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sulit Mencari Investor Panel Surya
Inspirasi dari Capung
Revolusi Sayap Pesawat
Industri Didorong Kembangkan Penelitian
Memetakan Dasar Laut
Generator Mini Tapi Maksi
UGM Terimah Hibah dari Hewlett-Packard
Teknologi Peralatan Musik Digital Tumbuh Signifikan
Mewujudkan Mimpi di Selat Bering
Thinker Mini
> selengkapnya...

Referensi

Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Kesia-siaan TPST Bojong
Mengenal Teknologi Ballapress di TPST Bojong

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104720 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data