|
Microsoft Umumkan Sistem Operasi Windows Vista
Senin, 25 Juli 2005 | 16:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan peranti lunak terkenal, Microsoft Corp, mengumumkan sistem operasi teranyar yang dinamai Windows Vista. Vista merupakan nama resmi setelah sebelumnya dijuluki dengan nama kode Longhorn.
Kemunculan Windows Vista dengan segudang fitur menarik sejatinya sudah tertunda lebih dari setahun. Ini akibat perubahan komposisi sumber daya internal dalam menyempurnakan keamanan produk yang sudah ada.
Agar tidak dibilang telat, tahun ini Microsoft buru-buru mengumumkan bahwa sistem operasi terbaru mereka akan dirilis pada akhir 2006, meski sejumlah eksekutif baru-baru ini mengatakan bahwa 2005 adalah target mereka.
Microsoft mengumumkan akan merilis versi uji coba (beta version) pada Rabu (3/8). Versi beta akan dibagi-bagikan kepada sekitar 100 ribu orang yang antusias dan punya komitmen memberikan umpan balik. Undangan untuk mereka sudah dikirimkan pekan lalu.
Versi lebih halus, atau versi beta 2, akan tersedia secara luas--tidak terbatas pada 100 ribu grup fokus--pada akhir tahun ini. Tentu saja hal itu sangat bergantung pada hasil umpan balik beta 1.
Umpan balik tercepat justru muncul menyangkut penggunaan nama Vista. Nama terbaru yang akan jadi flagship perusahaan yang bermarkas di Redmond itu ternyata bikin meriang Vista, perusahaan peranti lunak bisnis yang didirikan pada 1999 oleh John Wall.
Ia sedang mempelajari apakah penggunaan nama itu oleh Microsoft melanggar peraturan merek dagang. "Tapi kami akan berbicara dulu dengan mereka," ujar John.
Pihak Microsoft sendiri berargumen, penggunaan kata Vista yang digabungkan dengan Windows adalah khas mereka. Malah, menurut pengacara Microsoft, Stacy Drake, kata Vista digunakan oleh berbagai perusahaan dan industri di dunia. "Kami hanya menggunakan Vista yang dipasangkan dengan Windows."
Tapi sejumlah ahli nama dan merek malah memuji keputusan Microsoft ini. Menurut mereka, Microsoft membuat keputusan bijaksana dengan berpindah dari kombinasi huruf ganjil, seperti XP, NT, atau kombinasi angka yang merujuk pada tahun, seperti 95, 98, ke kata yang mudah dipahami dan memiliki konotasi positif.
Namun, ada pendapat lain. Menurut Naseem Javed, pendiri ABC Namebank, New York, Microsoft telah kehilangan momen untuk menciptakan nama baru yang lebih unik. BUDI PUTRA/SEATTLETIMES/NYT
INDEKS BERITA LAINNYA :
|