|
Laporan Tempo dari Olimpiade Fisika
OFI 2006 diadakan di Singapura
Senin, 11 Juli 2005 | 19:17 WIB
TEMPO Interaktif, Salamanca: Senin siang (11/7), Olimpiade Fisika Internasional ke-36 resmi berakhir. Upacara penutupan berlangsung di Palacio de Congresos de Castila y Leon di Salamanca, Spanyol.
Acara dibuka dengan sambutan Gerrado Delgadi Barrito, Presiden Spain Physics Society. Paduan suara Universitas Salamanca memeriahkan acara penutupan ini. Juga suara penyanyi sopran Rosa Maria de Segovia yang melantunkan karya seniman Spanyol Joaquin Turina dan tujuh lagu populer Spanyol karya Manuel de Falla.
Acara puncak adalah pengalungan medali. Dimulai bagi para penerima penghargaan khusus (honorable mention). Terdapat 95 penerima penghargaan ini dari 340 kontestan yang ikut.
Tentu saja pengalungan medali emas menjadi acara yang paling ditunggu. Indonesia patut berbangga karena dua di antara peraih medali emas adalah putra-putra Indonesia, Andika Putra dan Ali Sucipto. Selain mereka berdua, terdapat peraih 45 medali emas. Poin total tertinggi dicapai oleh Halaz Gabor dari Hungaria dan Lin Ying-Hsun dari Taiwan dengan nilai sama 49,5.
Halaz Gabor dan Lin Yin Hsun juga dinobatkan sebagai peraih penghargaan absolute winner (skornya tertinggi untuk teori dan praktek).
The best theoritical winner jatuh pada peserta enam pelajar: Halaz Gabor (Hungaria), Lin Ying-Hsuan (Taiwan), Lin-Han-Hsuan (Taiwan), Li Hanhan (Cina), Ayvazov Azar (Azerbaijan), dan Ivan Erofeev (Rusia).
The best experimental winner jatuh kepada kontestan Ng Wei Xiang Jonathan dari Singapura, yang mencapai poin sempurna 20. Tuan rumah Spanyol hanya memperoleh satu medali perak dan satu medali perunggu. Perak yang diperoleh Ricardo Martin Brualla itu merupakan poin batas bawah, yakni 41,0.
Spanyol juga memberikan penghargaan khusus, yakni pelajar Spanyol terbaik, pelajar dari Amerika Latin terbaik, dan penghargaan bagi negara baru yang ikut serta dalam OFI selama tiga tahun terakhir, yakni Sri Lanka.
Acara penutupan ini juga ditampilkan presentasi dari Singapura yang akan menjadi tuan rumah OFI ke-37 pada Juli tahun depan. Singapura berharap dapat menjadi tuan rumah yang baik.
Beberapa peserta telah memastikan akan hadir di OFI Singapura, termasuk Jepang, yang akan mengirimkan pelajar pertama mereka di ajang OFI. Selama ini, Jepang hanya mengirim tim peninjau. Dody Hidayat
INDEKS BERITA LAINNYA :
|