Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Laporan Tempo dari Olimpiade Fisika

Ujian Pertama yang Melelahkan
Kamis, 07 Juli 2005 | 15:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Selasa (5/7) menjadi hari paling melelahkan bagi anggota TOFI 2005. Pada hari itu, semua anggota TOFI menjalani ujian teori yang dilangsungkan di gedung Fakultas Hukum Universitas Salamanca.

Hanya peserta olimpiade saja yang boleh hadir di gedung fakultas. Sementara itu, team leader dan peninjau sengaja diajak berjalan-jalan ke Segivia dan La Granja untuk menyaksikan benteng Alcazar dan bendungan yang dibangun pada abad ke-16 oleh bangsa Romawi.

Dalam ujian teori hari itu, peserta olimpiade diminta menyelesaikan tiga soal saja dengan waktu maksimal 5 jam. Ketiga soal itu, menurut pendamping TOFI 2005, sebenarnya tidak terlalu sulit diselesaikan. Hanya, soal itu disusun sedemikian rupa dengan banyak jebakan sehingga soal-soal itu terbaca sangat sulit.

Ali Sucipto yang ditemui pada malam setelah ujian mengungkapkan, ketiga soal itu memang relatif mudah diselesaikannya. Semuanya diselesaikannya dalam waktu 4 jam dari 5 jam waktu yang disediakan. "Yang paling sulit dari ketiganya adalah soal nomor dua tentang menghitung kuantitas-kuantitas listrik," kata Ali.

Micheal yang saat itu berada di samping Ali mengatakan, ia menyelesaikan soal itu agak kurang baik. Komentar itu diamini Purnawirman. Sedangkan Ario hanya berkomentar sedikit bahwa ia bisa menyelesaikannya.

Memang, seperti diakui Yohanes, berdasarkan koreksi yang dilakukannya, tiga siswa yang lain memiliki tingkat kebenaran membuat solusi dari soal yang diajukan sekitar 60-75 persen. Tapi, menurut Edi Gunanto, yang mendampingi TOFI 2005, ada beberapa celah yang dapat diajukan team leader Indonesia untuk memperjuangkan siswanya di rapat penentuan skor nanti.

Menurut Yohanes Surya, memang belum ada koreksi resmi dari panitia. Rencananya, koreksi resmi itu baru akan dikeluarkan Rabu (6/7) malam waktu Salamanca. Tapi, berdasarkan koreksi dari pihaknya, ada kabar gembira bahwa Andika sepertinya memiliki nilai sempurna.

"Ada harapan dari Andika. Tingkat kebenaran jawabannya menurut saya 100 persen," kata Yohannes di sela-sela Diskusi Soal Praktek di Hotel Alameda Palace, Salamanca.

Tentu saja itu semua baru hitungan team leader dan pendamping TOFI tanpa membandingkan dengan koreksi resmi. Rencananya, setelah hasil resmi dari juri IPhO ke-36 dikeluarkan, para pemimpin tim akan mencocokkan dengan hasil koreksi yang mereka lakukan.

Perbedaan-perbedaan dalam pengoreksian itu akan diperdebatkan dalam Rapat Moderasi Ujian Teori yang akan dilakukan pada Jumat (8/7). Dody Hidayat

Dari Arsip Majalah TEMPO
Inovasi | 11 April 2005
Selamat Datang di Surga Nirkabel | 04 April 2005
Hijrah Seorang Penyiar MTV | 28 Maret 2005
Revolusi dari Ruang Bawah Tanah | 28 Maret 2005
Inovasi | 28 Maret 2005
Ketika Logam Mudah Keropos | 28 Maret 2005
Inovasi | 21 Maret 2005
Etalase | 21 Maret 2005
Inovasi | 14 Maret 2005
Etalase | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Inong untuk ilustrasi pembaca internet, 120/4/01  [KORAN TEMPO/ Bernard chaniago; Digital image;20010422]. Inong untuk ilustrasi pembaca internet, 120/4/01  [KORAN TEMPO/ Bernard chaniago; Digital image;20010422].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Chicago Kini Miliki "Telinga Pintar"
HP Luncurkan PDA Penentu Lokasi
Indonesia Targetkan Dua Medali Emas
Laptop yang Ringan, Praktis, dan Lengkap
Penyimpangan TI di Beberapa BUMN Diselidiki
Bin Hadi : Proses IT Bank Mandiri Sesuai Prosedur
"Indentifikasi Tunggal Penting untuk Pengembangan TI Perbankan"
Alat Deteksi Gempa dan Tsunami Dipasang Sepanjang Sumatera
Belanja Teknologi Perbankan Capai US$ 250 Juta
Relawan BEM UI Bersitegang dengan Tentara Australia di Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Kesia-siaan TPST Bojong
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data