Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Laporan Tempo dari Olimpiade Fisika

Indonesia Targetkan Dua Medali Emas
Selasa, 05 Juli 2005 | 15:56 WIB

TEMPO Interaktif, Salamanca: Hawa sejuk dataran tinggi mendinginkan pagi di Salamanca, Senin. Hembusan angin dingin begitu terasa saat berada di luar penginapan. Padahal, matahari sudah mendaki cukup tinggi pada pukul 10.00 waktu setempat (sekitar pukul 15.00 WIB).

Pagi itu, acara Olimpiade Fisika Internasional ke-36 akan dibuka secara resmi di Palacio de Congresos de Salamanca, alias plaza kongres dan eksibisi. Tahun ini, sedikitnya 72 negara ambil bagian dalam Olimpiade Fisika Internasional yang digelar di Spanyol ini. Jumlah ini, terbilang luar biasa."Itu sudah termasuk bagus," kata Yohanes Surya, pemimpin tim nasional Indonesia, TOFI 2005.

Seperti biasa, TOFI mengenakan jas hitam dengan pin bendera merah putih di dada kiri serta peci yang dilengkapi pin Garuda. Mereka berangkat dari penginapan tim di Campus Universario Miguel de Unamuno dengan percaya diri.

Sehari sebelumnya, di Bandara Internasional Madrid Barajas mereka meneriakkan kata "emas" saat panitia meminta mereka berfoto bersama untuk dokumentasi. Indonesia menargetkan dua medali emas di ajang ini.

Upacara pembukaan berjalan meriah. Dibuka dengan penampilan Orquesta Capilla Clasica de Madrid dengan konduktor Eduardo Corceles. Orkestra mebuka dengan Overture Don Quixote karya G. PH. Telemann. Memang, Don Quixote, karakter dalam novel Miguel de Carventes merupakan pahlawan. Tahun ini, Spanyol memperingati novel itu untuk ke 400 tahun.

Ada banyak peringatan tahun ini di Salamanca. Selain novel Don Quixote yang terkenal itu, warga Salamanca berbangga dengan usia ke250 tahun dari banguan yang menjadi kebanggaan mereka Plaza Mayor. Tahun ini, juga diperingati sebagai Tahun Fisikia Dunia dan Tahun Albert Einstein. Dalam rangkaian acara ini, berlangsung pameran tentang Einstein.

Dalam upacara, setiap negara peserta diberi kesempatan tampil di panggung utama untuk berdefile diiringi Orquesta Capilla Clasica de Madrid. Urutan defile berdasarkan alfabet. Indonesia tampil setelah India.

Sebagian besar negara mengirimkan lima pelajar dan itu adalah jumlah maksimal. Negara tetangga terdekat kita Malaysia juga mengirim lima utusannya. Menurut observer dari Malaysia, pihaknya tidak memiliki target khusus tapi berharap dapat meraih medali.

Sementara itu, Martias pelajar dari Estonia yang menjadi peserta berharap ia dapat menyumbang medali
emas bagi timnya. Ia juga bercita-cita meraih beasiswa di Cambridge University di Inggris.

Sambutan yang disampaikan oleh Presiden IPhO Waldemar Gorzkowsky dari Polandia menekankan arti penting suatu impian. Ia berharap para peserta dapat mewujudkan impian mereka di olimpiade ini. Dody Hidayat

Dari Arsip Majalah TEMPO
Inovasi | 11 April 2005
Selamat Datang di Surga Nirkabel | 04 April 2005
Hijrah Seorang Penyiar MTV | 28 Maret 2005
Revolusi dari Ruang Bawah Tanah | 28 Maret 2005
Inovasi | 28 Maret 2005
Ketika Logam Mudah Keropos | 28 Maret 2005
Inovasi | 21 Maret 2005
Etalase | 21 Maret 2005
Inovasi | 14 Maret 2005
Etalase | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Inong untuk ilustrasi pembaca internet, 120/4/01  [KORAN TEMPO/ Bernard chaniago; Digital image;20010422]. Inong untuk ilustrasi pembaca internet, 120/4/01  [KORAN TEMPO/ Bernard chaniago; Digital image;20010422].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Laptop yang Ringan, Praktis, dan Lengkap
Penyimpangan TI di Beberapa BUMN Diselidiki
Bin Hadi : Proses IT Bank Mandiri Sesuai Prosedur
"Indentifikasi Tunggal Penting untuk Pengembangan TI Perbankan"
Alat Deteksi Gempa dan Tsunami Dipasang Sepanjang Sumatera
Belanja Teknologi Perbankan Capai US$ 250 Juta
Relawan BEM UI Bersitegang dengan Tentara Australia di Aceh
Indonesia Segera Pasang Alat Pemantau Tsunami Senilai US $ 13 juta
Yellow Pages Kalahkan Kompas dan Tempo Interaktif
Teknologi Informasi dan Komunikasi Perlu Landasan Hukum
> selengkapnya...


Referensi

Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Kesia-siaan TPST Bojong
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data