Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Info Grafis  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Tiga kecamatan di Tangerang dinyatakan rawan flu burung

Flu Burung Mungkin dari Tangerang
Selasa, 19 Juli 2005 | 13:52 WIB

PETA FLU BURUNG
Dugaan bahwa Iwan meninggal karena virus flu burung masih menyimpan tanda tanya: dari mana virus berasal. Sejauh ini virus flu burung yang menyerang manusia berasal dari hewan, seperti unggas. Belum ada laporan penularan virus ini dari orang ke orang.

Ternak di Kabupaten Tangerang pernah diserbu virus tersebut. Virus itu bahkan pernah ditemukan pada babi—indikasi virus yang lazimnya menyerang burung itu bisa melompat ke inang baru, termasuk manusia.

Untuk berjaga-jaga, dinas peternakan mengetatkan pengawasan ternak di wilayah yang dideteksi pernah diserang flu burung, dengan membaginya ke dalam tiga zona utama.

. JONIANSYAH | AHMAD FIKRI

KECAMATAN PANONGAN



Daerah terancam I
Wilayah peternakan babi/unggas
Pada Februari 2005 Balai Penelitian Veteriner menemukan virus flu burung telah menginfeksi babi di wilayah itu. Dari 107 babi
ternak yang diperiksa, 5 ekor positif mengidap flu burung.

KECAMATAN LEGOK


Daerah terancam I
Wilayah peternakan unggas
Pada 2003, flu burung menyerang unggas di wilayah itu.

KECAMATAN SERPONG



Daerah terancam I
Lokasi tempat tinggal Iwan, yang diduga menjadi korban flu burung pertama di Indonesia.
Untuk memastikan sumber penularan, Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Kabupaten Tangerang masih menelusuri kontak terakhir yang dilakukan keluarga Iwan sepekan sebelum meninggal. "Kita harus mencari sumbernya dulu, baru bisa dipastikan dan diambil tindakan lebih preventif lagi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang Didi Aswadi.
KETERANGAN

DAERAH TERANCAM I
Radius 5 km dari lokasi ternak yang terinfeksi.
DAERAH TERANCAM II
Radius 5-15 km
DAERAH TERANCAM III

Di luar radius 15 km
Pengawasan dilakukan dengan metode survey land, dengan areal yang diperluas dari radius 20, menjadi 30 km. "Jika ternak di wilayah itu positif terjangkit virus, harus dimusnahkan," kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono.

 


 




 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dua Kecamatan di Tangerang Terancam Flu Burung
Akibat Virus Flu Burung Peternak Unggas di Banten Resah
Sutiyoso: 350 Orang Pernah Kontak dengan Keluarga Iwan
Bandung Perketat Masuknya Unggas
Menteri Kesehatan Yakinkan Bahwa Tetangga Iwan Aman
Presiden Minta Tidak Ada yang Ditutupi pasa Kasus Flu Burung
RS Siloam Gleneagles Tetap Berjalan Normal
Tiga Provinsi Diminta Siaga Hadapi Flu Burung
Depkes Menduga Flu Burung Penyebab Kematian Keluarga Iwan
WHO: Bahaya Flu Burung Masih Harus Diwaspadai
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data