Indonesia Corruption Watch
Juli 2004
Pendahuluan
Dalam rangka Pemilu 2004,ICW bekerja sama dengan Koran Tempo
dan Transparency International Indonesia melakukan penelusuran
terhadap para peny mbang (donatur)yang meny mbang ke rekening
dana kampanye pasangan calon Presiden.Pasangan calon yang
peny mbangnya ditelus ri adalah Pasangan calon Megawati-Hasyim
Muzadi dan Pasangan calon S silo Bambang Y doyono (SBY)–
Jus f Kalla.Bagi ICW,penelusuran penyumbang dana kampanye
pasangan calon Presiden -Wakil Presiden adalah bagian dari upaya
unt k melaksanakan f ngsi pengawasan dan upaya mendorong
adanya akuntabilitas keuangan politik dalam hal ini akuntabiltias
keuangan kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden.
ICW menganggap dalam sistem politik yang semakin terb ka
masyarakat berhak untuk tahu pertanggung-jawaban keuangan politik
karena keuangan politik adalah salah sat faktor penting yang
mempengaruhi kemenangan dalam pemilu.Money is not sufficient,
but its necessary for successful campaign;ang tidak sat -sat nya
tapi keharusan unt k keberhasilan kampanye.Masyarakat l as
ter tama pemilih dalam pemil harus tah bahwa besar-kecilnya
uang yang dik mp lkan pasangan calon presiden sangat
berpengaruh signifikan terhadap kemenangan mereka di dalam
pemilu.Dengan ang para pasangan calon presiden dapat membeli
segala keperl an kampanye,memiliki dana untuk menggalang
dukungan dan membayar iklan di media cetak dan elektronik.
Persepsi pemilih yang terbangun dari kampanye yang intens pada
akhirnya mempengaruhi preferensi (arah s ara)pemilih dalam
pemilu.Karena it lah masyarakat perl memastikan apakah sumber
dana yang diperoleh para kandidat capres-cawapres didapatkan dari
sumber yang benar menurut hukum,memiliki identitas yang jelas dan
yang paling utama bukan dari sumber hasil kejahatan seperti kor psi,
penc cian uang dan kejahatan lainnya.Kekhawatiran yang mucul jika
sumber pendanaan kampanye para kandidat di dapatkan dari
sumber-sumber terlarang dan hasil kejahatan maka kekuasaan yang
nantinya diperoleh kandidat jika ternyata terpilih akan digunakan unt k
kepentingan melind ngi para pelaku kejahatan.Sebagai balas jasa
para peny mbang juga bisa mendapatkan konsesi ekonomi dan
politik serta kekebalan hukum dengan beking kekuasaan.Dengan
demikian demokrasi akan ternodai karena mandat pemilih di dalam
pemilu akan dengan mudah dilac rkan unt k kepentingan segelintir
orang saja yang dekat dengan kekuasaan.">