|
Rupiah Diperkirakan Stagnan
Jum'at, 04 Juli 2008 | 08:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai rupiah pada hari ini diprediksi stagnan sejak pembukaan pasar hingga penutupan sore nanti. Hal ini diungkapkan Senior Economist Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan.
Menurutnya, hal itu dipengaruhi beberapa faktor negatif dan positif. "Yang positif adalah tidak aktifnya pasar New york pada hari ini karena hari libur kemerdekaan negara mereka," ujarnya.
Melemahnya nilai dolar terhadap beberapa mata uang lainnya, seperti euro dan dolar singapura, juga mempengaruhi pergerakan rupiah. "Sisi positif ini bisa menaikkan nilai rupiah."
Sayangnya, nilai rupiah juga dipengaruhi harga minyak dunia yang terus meninggi. "Bahkan menembus level US$ 145 per barel pada penutupan kemarin."
Harga minyak dunia inilah yang dianggap Fauzi akan menurunkan nilai rupiah. "Kedua faktor inilah yang membuat rupiah stagnan sampai penutupan," ujarnya.
CORNILA DESYANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|