Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengadaan Beras Bulog Naik 1,4 Juta Ton
Rabu, 02 Juli 2008 | 19:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Mustafa Abubakar mengatakan, target pengadaan beras untuk masyarakat miskin akan dinaikkan sebesar 1,4 juta ton. "Targetnya menjadi 3,8 juta ton," ujarnya, Rabu (2/7). Langkah itu diambil untuk menyesuaikan perpanjangan alokasi jatah beras untuk rakyat miskin (raskin) sebesar 15 kilogram per keluarga per bulan selama 12 bulan dari sembulan bulan.

Februari lalu Bulog pernah meningkatkan target pengadaan beras untuk rakyat 2,43 juta ton dari 1,7 juta ton pada 2007 atau naik sekitar 38 persen. "Awalnya Departeman Pertanian dan Bulog mentargetkan 2,4 juta ton itu untuk menutup beras miskin 2008," katanya.

Namun, saat ini alokasi beras miskin bertambah menjadi 12 bulan dan target pengadaan beras naik menjadi 3,4 juta ton. "Selanjutnya setelah kami hitung dengan ditambah sejumlah kebutuhan lain jumlahnya menjadi 3,8 juta ton," tambahnya.

Setiap bulan Bulog menyediakan beras untuk rakyat miskin sebanyak 300 ribu ton per bulan. Saat ini jumlah beras yang sudah masuk ke Bulog 1,8 juta ton lebih. 100 ribu ton lewat jalur nonharga pembelian pemerintah (HPP) dan 1,7 juta lebih menggunakan HPP.

Menurut Abubakar, meski stok pengadaan beras Bulog aman untuk enam bulan kedepan pemerintah belum akan membuka ekspor beras. Ekspor beras baru bisa dilakukan pada tahun depan. "Jika kami lihat ada surplus dan harga dalam negeri stabil, kami akan melakukan ekspor beras," ujarnya.

Dia mengatakan, peluang untuk melakukan ekspor sangat tergantung pada kebijakan Departemen Pertanian dan Departemen Perdagangan untuk menguatkan cadangan beras nasional. "Kami tergantung mereka," katanya.

Tahun lalu stok beras pemerintah sempat menghawatirkan, bahkan sempat membuka impor beras sekitar 500 ton. Pada Mei 2007 Bulog hanya memiliki stok sekitar 949.560 ton beras atau cukup untuk persediaan selama 5,6 bulan.

AGUNG SEDAYU


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Bahan Bakar Turunkan Daya Beli Beras
Tangerang Segera Salurkan 2.188 Ton Beras Murah
Distribusi Beras Murah di Tangerang Macet
Tangerang Distribusikan Beras Murah
Indonesia Belum Mampu Jadi Eksportir Beras
Menteri Perdagangan: Harga Beras Stabil
Pemerintah Jangan Gegabah Dorong Ekspor Beras
Harga Beras di Jambi Naik
Pedagang Ancang-Ancang Naikkan Harga Beras
Pendistribusian Beras Murah di Tangerang Terlambat
> selengkapnya...

Referensi

Tentang Raskin

Website

Badan Urusan Logistik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127331 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data